Berharap Valentino Rossi Tak Balapan Lagi, Agostini Bagikan Pengalaman Pensiun

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Jum'at 07 Mei 2021 06:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 07 38 2406942 berharap-valentino-rossi-tak-balapan-lagi-agostini-bagikan-pengalaman-pensiun-wRRYliUKno.jpg Pembalap Tim Petronas Yamaha SRT, Valentino Rossi. (Foto: MotoGP)

JEREZ MotoGP 2021 sudah melakoni empat balapan, namun tak ada satu seri pun yang berakhir manis untuk pembalap Petronas Yamaha SRT, yakni Valentino Rossi. Hasil tersebut lantas membuat legenda hidup MotoGP, Giacomo Agostini merasa sedih.

Agostini melihat sebenarnya Rossi sudah waktunya untuk pensiun. Namun, Agostini sadar ia bukan siapa-siapanya Rossi, jadi dirinya tak berhak untuk meminta pembalap asal Italia itu untuk segera pensiun.

Akan tetapi, di dalam lubuk hati Agostini, ia sebenarnya sangat berharap Rossi mengakhiri kariernya sebagai pembalap. Sebab Agostini prihatin melihat penampilan Rossi yang kini sudah tak dapat kompetitif lagi.

Baca Juga: Agostini Geregetan Lihat Valentino Rossi yang Tak Kunjung Pensiun

Valentino Rossi

Tentunya Agostini sadar meminta seorang pembalap untuk pensiun itu adalah sebuah hal yang sulit. Sebab dirinya sendiri sudah merasakan sangat berat untuk melepaskan diri dari status pembalap.

Agostini bahkan mengaku menangis selama tiga hari saat sudah memutuskan diri untuk pensiun pada 1977. Namun, keputusan itu pada akhirnya tetap diambil Agostini karena ia merasa memang sudah waktunya berhenti.

“Ketika saya memutuskan untuk pergi dari sesuatu hal yang sangat saya cintai (dunia balap), saya benar-benar memikirnya cukup lama. Semenjak saya lahir, saya tak banyak memikirkan wanita, mobil, dan hal lainnya, yang saya pikirkan hanya motor,” cerita Agostini, dikutip dari GPOne, Jumat (7/5/2021).

“Motor adalah sesuatu hal yang sangat saya sukai. Saya bahkan menangis selama tiga hari ketika akhirnya memutuskan untuk pensiun. Saya tahu saya akan pergi meninggalkan sesuatu hal yang mungkin takkan pernah saya rasakan lagi,” tambahnya.

“Sesuatu hal seperti kegembiraan saat memenangkan balapan, finis di podium, dan ketika publik menyukai Anda. Tak ada hal yang dapat memberikan Anda hal semacam itu,” lanjut Agostini.

Valentino Rossi

“Anda bisa saja menjadi Presiden perusaah Fiat atau hal lainnya, meski sama-sama penting, namun itu tetap tidak sama dengan ketika Anda berhasil memenangkan suatu balapan dan melakukan hal yang sangat Anda cintai. Sangat sulit bagi semua orang untuk berkata itu sudah cukup,” imbuhnya.

Dengan pengalaman Agostini itu, ia pun tahu betul bahwa Rossi pastinya kesulitan untuk pergi meninggalkan profesinya sebagai pembalap. Namun, ia merasa Rossi yang sudah berusia 42 tahun tersebut memang sudah waktunya untuk pensiun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini