Quartararo Merasa Aneh saat Injakkan Kaki di Paddock Tim Monster Energy Yamaha

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Senin 22 Maret 2021 15:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 22 38 2381998 quartararo-merasa-aneh-saat-injakkan-kaki-di-paddock-tim-monster-energy-yamaha-5A51o5leDI.jpg Pembalap Tim Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo. (Foto: Twitter/FabioQ20)

DOHA – Tes pramusim MotoGP 2021 yang baru saja dilaksanakan beberapa waktu yang lalu menjadi pengalaman pertama bagi Fabio Quartararo bekerja sama dengan tim Monster Energy Yamaha. Hal pertama yang dirasakan Quartararo pun ia merasa sangat aneh dan dirinya mengaku cukup kaget.

Quartararo merasa aneh karena ia sebelumnya tak menyangka bahwa tekanan yang didapatkan rider dari tim pabrikan seperti dirinya ternyata sangat berbeda ketika ia hanya berada di tim satelit seperti Petronas Yamaha SRT pada musim lalu.

Sejak pertama kali injakkan kakinya di paddock tim Monster Energy Yamaha, Quartararo merasa seperti memiliki beban yang sangat besar. Terutama beban untuk membuat motor YZR-M1 berkembang menjadi jauh lebih baik.

Baca Juga: Marc Marquez Janji Tetap Ugal-ugalan jika Kembali di MotoGP 2021

Fabio Quartararo

Quartararo juga kaget dengan banyak teknisi yang siap mendengar keluh kesahnya akan motor YZR-M1. Rider asal Prancis itu juga merasa setiap ucapannya kini benar-benar sangat didengar terkait masalah motor.

Gara-gara itu, kini Quartararo pun jauh lebih berhati-hati saat membicarakan persoalan motor. Ia sebisa mungkin mengatakan secara langsung kekurangan atau kelebihan apa yang terdapat di kuda besi miliknya tersebut.

“Saya pikir tanggung jawab yang Anda miliki sebagai pembalap pabrikan sangat besar. Saya merasa seperti kami mengembangkan motor bersama dengan Maverick Vinales,” ungkap Quartararo, melansir dari Autosport, Senin (22/3/2021).

“Tentu saja Maverick sudah lebih dari enam tahun sebagai pembalap pabrikan, saya pikir dia sudah terbiasa. Hal yang agak aneh bagi saya tentunya adalah saat melihat semua insinyur ini, sekarang mereka semua seperti mendengarkan,” tambahnya.

"Anda merasa bahwa setiap kata yang Anda ucapkan sangat penting, jadi Anda harus pintar, mengucapkan kata sesedikit mungkin tetapi kata-kata yang paling langsung ke maksud pembicaraan Anda,” imbuh rider berusia 21 tahun tersebut.

Fabio Quartararo

Wajar memang jika Quartararo masih belum terbiasa dengan suasana tim pabrikan di MotoGP. Sebab semenjak naik ke kelas MotoGP pada 2019 silam, Quartararo selama dua tahun berada di tim satelit Petronas Yamaha SRT.

Kini Quartararo nyatanya sudah dipercaya Yamaha untuk menemani Vinales di tim pabrikan dan diharapkan rider muda itu bisa bersinar saat membela tim Monster Energy Yamaha.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini