“Di trek ini, jelas iya. Sedangkan di Jerez (Spanyol) dan Le Mans (Prancis), tidak terlalu. Di sini, trek lurusnya mencapai lebih dari 1 kilometer. Jadi, kami sedikit khawatir,” papar Fabio Quartararo, dilansir dari Crash, Senin (15/3/2021).
“Kami tidak bisa menambah tenaga mesin jadi kami harus berjuang keras. Jika mulai berpikir tentang tenaga mesin Ducati, kami sudah langsung kehilangan fokus,” sambung pembalap berjuluk El Diablo itu.

Kekhawatiran Fabio Quartararo kian menjadi jika melihat riwayat Ducati di Sirkuit Internasional Losail. Sebab, Ducati mampu merebut kemenangan pada dua balapan terakhir di Qatar, yakni pada 2018 dan 2019 lewat Andrea Dovizioso.
Pun begitu, Yamaha juga punya sejarah yang bagus di Qatar. Tim berlogo garpu tala itu menyabet delapan kemenangan sejak GP Qatar digelar pada 2004. Itu berarti, peluang pembalap-pembalap Yamaha untuk menang cukup terbuka lebar.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.