DOHA – Pandemi virus corona membuat tim-tim di MotoGP tak bisa melakukan peningkatan besar-besaran terhadap motor mereka untuk musim 2021 ini. Alhasil, dapat dikatakan motor yang bakal digunakan sejumlah pembalap di MotoGP 2021 takkan terlalu jauh berbeda dengan musim lalu.
Mengetahui fakta tersebut, sang juara dunia MotoGP 2020, Joan Mir mengaku legowo. Rider Suzuki Ecstar tersebut menerima dengan lapang dada bila motor yang akan ia gunakan di MotoGP 2021 tak berbeda jauh dari apa yang ia kendarai di 2020.
Apalagi mengingat dengan mengendarai motor GSX-RR 2020 itu, Mir justru dapat keluar sebagai juara dunia. Jadi, jelas Mir takkan terlalu kecewa bila tak ada perubahan sama sekali terhadap motornya nanti.
Baca Juga: Hasil Tes Pramusim MotoGP 2021 Hari Pertama Sesi Keempat: Valentino Rossi Mulai Bangkit

Toh tim-tim lain juga merasakan nasib yang sama seperti Suzuki Ecstar. Jadi, Mir merasa tak adanya perkembangan yang signifikan di motor GSX-RR bukan menjadi masalah yang amat besar untuknya.
Meski tak ada perkembangan yang begitu besar, namun Mir tahu bahwa Suzuki sudah melakukan beberapa perbedaan yang dapat memaksimalkan motornya nanti. Dengan begitu, Mir sebenarnya benar-benar tak khawatir dengan performa motornya jelang menghadapi MotoGP 2021.
“Saya mengenang motor GSX-RR saya tahun lalu dengan perasaan yang sangat baik. Keterbatasan pada pengembangan (motor) mencegah langkah besar untuk melakukan peningkatan (untuk MotoGP 2021),” kata Mir, melansir dari laman resmi MotoGP, Minggu (7/3/2021).
“Akan tetapi ,saya yakin bahwa departemen R&D di Suzuki dan teknisi dan mekanik trek kami telah menemukan beberapa langkah untuk tetap meningkatkan hal-hal yang bisa dikembangkan,” tambah rekan setim Alex Rins itu.
Selain itu, Mir pun merasa justru semakin tertantang dalam menghadapi MotoGP 2021. Ia sebenarnya merasa bukan sebagai favorit juara di MotoGP 2021. Namun karena ia sang juara bertahan, maka akan ada banyak pembalap yang akan mencoba mengalahkannya dan hal itu membuatnya bersemangat.

“Saya bermain di MotoGP 2021 sebagai pria yang harus dikalahkan (oleh pembalap lainnya), dan yang pasti ada beberapa tekanan yang saya rasakan. Sejujurnya saya tidak keberata (mendapatkan tekanan),” tambah Mir.
“Saya melihatnya sebagai hal yang positif karena tekanan selalu memberi saya dorongan ekstra daripada membuat saya terpuruk,” pungkas rider asal Spanyol tersebut.
(Rachmat Fahzry)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.