Penyelenggara Buka Opsi Tukar Jadwal F1 dan MotoGP Australia

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Senin 22 Februari 2021 18:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 22 38 2366407 penyelenggara-buka-opsi-tukar-jadwal-f1-dan-motogp-australia-vi8JIq6Ftw.jpg MotoGP Australia 2019 (Foto: MotoGP)

MELBOURNE – Promotor Grand Prix Australia (AGPC) tengah mempertimbangkan opsi menukar jadwal balapan MotoGP dan Formula One (F1) secara permanen mulai kalender balap 2022. Opsi tersebut mulai muncul semenjak adanya pandemi Covid-19.

Sekadar informasi, AGPC biasanya menggelar dua balapan dalam setahun. F1 GP Australia dihelat pada Maret dan MotoGP Australia pada Oktober tahun berjalan. Kedua balapan itu batal digelar pada 2020 karena pandemi virus Corona.

Baca juga: Valentino Rossi Tidak Cocok Jadi Manajer Tim

Alasan pandemi pula yang kemudian menunda pelaksanaan F1 GP Australia 2021 yang sedianya digelar Maret mendatang. Padahal, seri Australia secara tradisional menjadi pembuka musim. AGPC lantas berusaha memindahkan F1 GP Australia 2021 ke bagan akhir kalendar balap.

F1 GP Australia menjadi pembuka musim sejak 1995 (Foto: Twitter/F1)

Namun, pada bagan akhir kalender balap 2021, sudah ada MotoGP Australia di Sirkuit Phillip Island, Oktober mendatang. Karena hal itu, AGPC lantas mempertimbangkan opsi menukar jadwal pelaksanaan kedua balapan mulai 2022.

Baca juga: MotoGP Butuh Marc Marquez

Ketua AGPC, Andrew Westacott mengatakan, ada empat opsi untuk penjadwalan balapan musim depan. Salah satunya seperti sudah disinggung di atas, yakni menukar langsung tanggal pelaksanaan balapan F1 dengan MotoGP.

“Saya bisa menekankan belum ada sesuatu yang definitif untuk kalender balap 2022. Kami selalu menikmati posisi sebagai pembuka musim F1. Itu cocok buat kami dan menjadi pilar utama semua ajang besar di kalender Melbourne,” papar Andrew Westacott, dikutip dari Motorsport, Senin (22/2/2021).

“Dengan perubahan situasi yang kami hadapi saat ini, dengan kemungkinan balapan F1 pada November, memberi kami kesempatan mempertimbangkan empat skenario berbeda,” sambung pria asal Australia itu.

Lebih lanjut, Westacott mengungkap opsi pertama, yakni menggelar dua ajang balapan itu secara beruntun pada Februari atau Maret. Opsi kedua adalah sama-sama digelar pada akhir tahun, yakni Oktober atau November.

MotoGP Australia 2019 (Foto: MotoGP)

Sementara opsi ketiga adalah tetap seperti sekarang, yakni F1 pada awal tahun dan MotoGP di akhir. Nah, opsi terakhir adalah menukar jadwal MotoGP dengan F1. Jadi, F1 digelar akhir tahun, sedangkan MotoGP awal.

“Saya sangat terbuka dengan empat skenario tersebut, termasuk semua pro dan kontra, serta kesempatan yang ada,” tutup Andrew Westacott.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini