Atasi Masalah Mental, Nakagami Enggan Tiru Quartararo dengan Pergi ke Psikolog

Bagas Abdiel, Jurnalis · Minggu 21 Februari 2021 06:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 21 38 2365581 atasi-masalah-mental-nakagami-enggan-tiru-quartararo-dengan-pergi-ke-psikolog-U3FallfEN6.jpg Takaaki Nakagami (Foto: Twitter/@lcr_team)

MONTE CARLO – Pembalap Tim LCR Honda, Takaaki Nakagami, mengaku memiliki masalah pada kondisi mental di ajang MotoGP 2020. Itu sebabnya, ia gagal meraih hasil maksimal walau kesempatan untuk naik podium hingga memenangkan balapan pada musim lalu sangat terbuka untuknya.

Akan tetapi, hal tersebut gagal terwujud. Apalagi di MotoGP Aragon 2020, Nakagami berpeluang emas untuk meraih podium hingga kemenangan. Sebab, pada balapan tersebut, Nakagami tampil sebagai pole position.

Baca juga Nakagami: Marc Marquez Masih Pembalap Terbaik di MotoGP!

Sayangnya, Nakagami tidak mampu memanfaatkan peluang tersebut menjadi hasil baik. Alih-alih mampu memimpin balapan sejak start, pembalap berpaspor Jepang itu justru terpeleset dan gagal menyelesaikan balapan tersebut.

Takaaki Nakagami

Pembalap berusia 29 tahun itu tak memungkiri memiliki penyesalan besar. Namun, Nakagami juga menyadari bahwa ia gagal mengatasi tekanan dengan baik kala itu saat sedang memimpin jalannya balapan.

Baca juga Alex Banyak Minta Saran kepada Nakagami dan Crutchlow ketimbang Marquez

“Tentu saja, musim lalu adalah musim yang bagus untuk saya, tetapi di sisi lain, sayangnya saya tidak bisa mengendalikan diri karena tekanan,” ungkap Nakagami, mengutip dari Crash, Minggu (21/2/2021).

“Saya terlalu bersemangat dari posisi terdepan di Aragon, dan membuat kesalahan bodoh,” tambah rekan setim Alex Marquez tersebut.

“Untuk pengalaman itu sangat bagus, setidaknya saya mencoba semaksimal yang saya miliki dan saya melakukan kesalahan,” lanjutnya.

“Tentu saja, momen itu sangat mengecewakan karena semua orang tahu saya berjuang untuk kemenangan, tetapi setelah 20 detik saya berada di gravel (jatuh),” sambungnya.

Takaaki Nakagami

Demi memperbaiki masalah mental tersebut, Nakagami akhirnya mencoba cari cara untuk mengatasi hal tersebut. Akan tetapi, ia enggan mengikuti cara pembalap lain seperti Fabio Quartararo yang juga mengalami masalah mental. Quartararo sendiri mencoba berkonsultasi dengan psikolog.

“Saya tahu Fabio Quartararo bekerja dengan pelatih mental (untuk mengatasi hal ini). Tetapi, saya tidak sepertinya. Saya telah melakukan strategi yang sedikit berbeda dalam latihan. Kelihatannya bagus, tetapi situasi latihan dan balapan sama sekali berbeda,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini