Luca Marini Ungkap Perjuangan Besarnya untuk Jadi Pembalap MotoGP

Ezha Herdanu, Jurnalis · Kamis 18 Februari 2021 21:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 18 38 2364451 luca-marini-ungkap-perjuangan-besarnya-untuk-jadi-pembalap-motogp-WYwPDPIKYP.jpg Luca Marini (Foto: motogp.com)

TAVULLIA – Memiliki kakak seperti Valentino Rossi tidak lantas membuat Luca Marini memiliki banyak keistimewaan dalam menjalani kariernya sebagai pembalap profesional. Ya, Marini pun mengutarakan banyak yang dialaminya selama menjalani karier sebagai pembalap.

Sebagaimana diketahui, Marini sendiri memang mulai menekuni dunia balap sejak masih berusia kanak-kanak. Faktor Rossi yang memang merupakan salah satu pembalap tersukses dalam sejarah MotoGP, membuat Marini semakin tertarik berkecimpung di dunia balap.

Meski memiliki kakak tiri setenar dan sehebat Rossi, tidak lantas membuat perjalanan karier Marini sebagai pembalap mulus-mulus saja. Kondisi tersebut justru acap kali jadi penghambat bagi Marini untuk bisa berkembang sebagai pembalap.

Luca Marini

Beruntungnya, Marini pun mampu melewati segala rintangan dalam perjalanan kariernya sebagai pembalap profesional dengan baik. Bahkan pada saat tampil di kejuaraan dunia Moto2 2020, Marini nyaris menjadi juara dunia.

Performa apik yang ditunjukkan Marini di Moto2 2020 pun mendapatkan ketertarikan dari salah satu peserta MotoGP, yakni Tim Esponsorama Racing. Marini akhirnya direkrut oleh manajemen Tim Esponsorama Racing sebagai pembalap mereka untuk MotoGP 2021.

Baca Juga: Gara-Gara Dovizioso dan Petrucci, Marini Sempat Kesulitan Adaptasi Motor Ducati

Marini pun lantas mengungkapkan segala rintangan yang telah dihadapinya demi menggapai impian menjadi pembalap profesional. Marini juga sedikit kecewa, lantaran tidak pernah mendapatkan kesempatan untuk tampil di kelas Moto3.

“Sepanjang karier balap saya, saya telah menjalani masa percobaan dengan sangat baik, walau tak yang mudah, apalagi naik ke MotoGP begitu cepat,” jelas Marini, sebagaimana dilaporkan oleh Paddock-GP, Kamis (18/2/2021).

“Sejatinya, saya sangat ingin tiba di Grand Prix lebih awal, turun di Moto3 lebih dulu, kelas balap yang mengajarkan banyak hal yang takkan bisa Anda temukan lagi. Sebenarnya, Anda bisa menemukannya, tapi jadi lebih sulit dipahami,” sambungnya.

“Saat di Grand Prix, saya langsung turun di Moto2, dan itu tak mudah. Saya butuh dua musim beradaptasi pada kategorinya dan realita baru di kejuaraan dunia. Apalagi level Moto2 sangatlah tinggi, jadi tak mudah langsung meraih hasil baik.”

Luca Marini

“Akan tetapi setiap tahun saya selalu coba bekerja lebih keras. Saya merasa semakin kuat. Kini, saya punya kepercayaan diri lebih besar, dan setiap tahun selalu coba mencari kemajuan kecil. Sekarang saya jauh lebih cepat dari ketimbang saat masih menjalani debut.”

Baca Juga: Debut di MotoGP, Aksi Luca Marini dan Bastianini Perlu Diwaspadai

“Saya pun merasa telah mengambil langkah bagus dan melakukan pengorbanan yang tepat, dan ketika Anda jadi runner up di Moto2, tentu Anda siap untuk melompat lebih tinggi,” tuntas pembalap berusia 23 tahun tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini