Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sempat Dilarang Ayah, Zahra Lari Tetap Bermain Ice Skating meski Berhijab

Rachmat Fahzry , Jurnalis-Kamis, 18 Februari 2021 |06:00 WIB
Sempat Dilarang Ayah, Zahra Lari Tetap Bermain <i>Ice Skating</i> meski Berhijab
Zahra Lari. (Foto/Instagram Zahra Lari)
A
A
A

DUBAI - Zahra Lari atlet ice skating dari Uni Emirat Arab (UEA), merupakan atlet pertama yang mengenakan hijab. Namun, awalnya dia sempat mendapat dilarang ayahnya untuk menjadi atlet professional selancar es.

Zahra Lari juga harus berjuang melawan kuranganya tempat latihan di negaranya. Pada awalnya, dia juga tidak mendapat restu dari ayahnya untuk menjadi atlet ice skating.

Foto/Instagram

"Saya mulai bermain skating ketika saya berusia 12 tahun, setelah menonton film Disney 'Ice Princess'," kata Lari mengutip CNN Internaional, Rabu (17/2/2021).

Baca juga: Pakai Dress Ketat, Intip Cantiknya Alisa Manyonok Eks Pevoli yang Banting Setir Jadi Model

"Ayah saya merasa bahwa hal itu bertentangan dengan tradisi dan budaya kami untuk seorang gadis berkompetisi dalam olahraga," kenang Lari.

Baca juga: Pakai Crop Top, Kekasih Valentino Rossi Francesca Sofia Novello Tampil Cantik nan Seksi

Pada awalnya, Zahra memutuskan hanya bermain skate untuk kesenangan. Namun setelah melihat antusias putrinya di gelanggang es, lambat laun ayahnya mengalah, dan mengizinkan Zahar Lari untuk mengikuti kompetisi.

"Sekarang dia adalah pendukung terbesar saya," katanya.

Zahra Lari dijuluki Ice Princess atau Putri Es. Nama itu terinspirasi dari salah satu karakter di film Disney. Lari adalah skater pertama yang mewakili UEA secara internasional.

Perempuan berusia 25 tahun itu melakukan debut internasionalnya di Piala Eropa 2012 di Canazei. Saat itu UEA menjadi negara Arab pertama yang bergabung dengan International Skating Union.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement