Dovizioso Akui Sempat Dapat Tawaran Gabung Tim KTM

Admiraldy Eka Saputra, Jurnalis · Sabtu 13 Februari 2021 09:44 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 13 38 2361330 dovizioso-akui-sempat-dapat-tawaran-gabung-tim-ktm-lhzUTYFjaz.jpg Pembalap Mission Winnow Ducati, Andrea Dovizioso (Foto: MotoGP)

BOLOGNA - Andrea Dovizioso tidak ikut dalam persaingan gelar juara di kelas utama MotoGP 2021. Rider asal Italia itu memutuskan untuk vakum atau menepi dari lintasan balap sepanjang musim kni.

Hal tersebut terjadi setelah kerjasama Dovizioso dengan tim Ducati berakhir di pengujung MotoGP 2020 kemarin. Absen membalap di MotoGP 2021 jelas bukan keinginan mutlak dari sang pembalap.

Sebab, keputusan tersebut diambil setelah Dovizioso tak lagi mendapat tempat di tim lain setelah memutuskan hengkang dari Ducati. Desmodovi sendiri sebenarnya mengaku sempat mendapat tawaran untuk membalap bersama tim lain untuk tampil di MotoGP 2021.

Salah satu tim yang sempat serius mengajukan tawaran adalah KTM Red Bull. Akan tetapi, ketidak jelasan mengenai perpanjangan kontrak di Ducati membuat Dovizioso mengabaikan ajakan dari KTM.

Baca juga: Miller Yakin Bisa Lebih Kompak dengan Bagnaia di MotoGP 2021

Hal itu yang sangat disayangkan Dovizioso saat ini. Menurutnya, andai semua dibicarakan sejak awal ia mungkin akan mempertimbangkan untuk berpindah tim menuju KTM pada MotoGP 2021 ini.

Atas alasan tersebut, Dovizioso pun menumpahkan kekesalannya kepada tim Ducati. Ia menilai pabrikan asal Italia itu tidak transparan mengenai masa depannya di tim tersebut. Karena ulah bekas timnya itu, Dovi terpaksa absen pada MotoGP 2021.

"Prosedur Ducati tidak transparan. Situasi saya berbeda dengan Danilo, yang diberitahu tak ada tempat untuknya sebelum musim 2020 dimulai," ujar Dovizioso dilansir dari laman Speedweek.

"Kala itu, saya masih belum tahu bahwa mereka memang sudah tak lagi menginginkan saya. Ini tak adil. Jika tidak, saya bakal mempertimbangkan tawaran KTM dengan cara berbeda," ujarnya lagi.

Situasi ini membuat Dovizioso merasa vakum selama satu musim ke depan merupakan salah satu langkah paling tepat baginya. Meski demikian, eks rider Repsol Honda itu juga berharap besar bisa kembalo mengaspal pada 2022 mendatang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini