Atlet Dilarang Berpelukan atau Tos di Olimpiade Tokyo

Antara, Jurnalis · Rabu 10 Februari 2021 09:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 10 43 2359542 atlet-dilarang-berpelukan-atau-tos-di-olimpiade-tokyo-iNXGjpUaf0.jpg Olimpiade Tokyo 2020 (Foto: Reuters)

TOKYO – Buku panduan baru Olimpiade Tokyo melarang para atlet yang berpartisipasi di pesta olahraga dunia itu untuk berpelukan atau melakukan tos, demikian keterangan panitia penyelenggara seperti dikutip AFP.

Dokumen mentah panduan setebal 33 halaman itu juga memperingatkan bahwa para atlet yang berpartisipasi di Olimpiade dapat didepak dari pertandingan yang mereka ikuti seandainya melanggar peraturan-peraturan ketat terkait COVID-19.

Baca juga Olimpiade Tokyo 2020 Bisa Digelar Sesuai Jadwal

Menurut panduan itu, para atlet akan mengikuti tes untuk COVID-19 setidaknya satu kali setiap empat hari, dan akan dilarang bertanding jika kedapatan positif.

Masa tinggal mereka di Jepang akan dikurangi untuk mengurangi risiko infeksi, dan orang-orang yang menghuni Perkampungan Atlet Olimpiade diharapkan untuk menghindari bentuk-bentuk kontak fisik yang tidak diperlukan.

Olimpiade Tokyo 2020

“Jika Anda pernah berada di Olimpiade sebelumnya, kami tahu pengalaman ini akan berbeda dalam beberapa bentuk,” demikian buku panduan itu memperingatkan.

Baca juga Lempar Komentar Bernada Seksi, Ketua Olimpiade Tokyo 2020 Minta Maaf

“Kepada semua partisipan Olimpiade, akan ada sejumlah kondisi dan kendala yang akan memerlukan keluwesan dan pengertian Anda,” tambahnya.

Panduan bagi para atlet dan ofisial tim akan direvisi pada April dan kembali direvisi pada Juni, dan diikuti dengan rilis panduan untuk ofisial pertandingan, media, dan stasiun penyiaran sepekan kemudian.

Dokumen itu memberikan gambaran detail tes virus kepada para atlet, di mana dibutuhkan hasil negatif pada tes yang dilakukan 72 jam sebelum bepergian ke Jepang dan akan kembali dilakukan tes saat mereka telah mendarat.

Tidak akan ada karantina untuk para atlet, dan mereka masih diizinkan untuk menghadiri pemusatan-pemusatan latihan di Jepang sebelum Olimpiade dimulai, namun seluruh pergerakan harus didata dan penggunaan transportasi publik harus mendapat izin pihak berwenang.

Olimpiade Tokyo 2020

Para atlet tidak boleh mengunjungi pusat kebugaran, area-area turis, toko, restoran, atau bar, dan hanya dapat pergi ke arena-arena Olimpiade dan lokasi-lokasi tambahan yang terbatas. Mereka juga disarankan untuk selalu mengenakan masker, kecuali saat bertanding, berlatih, tidur, atau berada di luar ruangan yang terbuka.

Buku panduan terkait COVID-19 dirilis ketika panitia penyelenggara, ofisial-ofisial Olimpiade, dan pemerintah Jepang bekerja keras untuk membangun keyakinan bahwa Olimpiade dapat berlangsung dengan aman meski terdapat masalah virus. Para atlet disarankan untuk divaksin, namun hal itu tidak akan menjadi syarat untuk dapat berpartisipasi di Olimpiade.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini