Valentino Rossi Nilai Yamaha Salah Buru-Buru Rekrut Quartararo

Djanti Virantika, Jurnalis · Selasa 09 Februari 2021 16:22 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 09 38 2359279 valentino-rossi-nilai-yamaha-salah-buru-buru-rekrut-quartararo-DMEEw7cQ4B.jpg Valentino Rossi dan Fabio Quartararo. (Foto: MotoGP)

TAVULLIA Valentino Rossi mengklaim langkah Tim Yamaha untuk merekrut Fabio Quartararo sebagai pembalap pabrikan mereka salah. Sebab, keputusan itu diambil terlalu terburu-buru kala gelaran MotoGP 2020 saja belum berlangsung.

Dengan begitu, Yamaha hanya mengandalkan penampilan Quartararo di musim 2019 saja. Memang, pada musim itu, El Diablo -julukan Quartararo- diketahui bisa tampil dengan begitu apik hingga menjadikannya rookie terbaik.

Tetapi, bagi Rossi, semua itu belum cukup bagi sebuah tim untuk langsung merekrut pembalap tersebut. Mereka harus melihat lebih jauh penampilannya di musim berikutnya untuk mengetahui sejauh mana sang pembalap bisa menjaga konsistensinya.

Fabio Quartararo

Dengan merekrut Quartararo ke tim pabrikan, Valentino Rossi pun akhirnya harus terlempar ke tim satelit Yamaha, yakni Petronas. Musim ini, pembalap gaek Yamaha itu akan menyandang status sebagai rekan setim Franco Morbidelli, bukan lagi Maverick Vinales.

BACA JUGA: Valentino Rossi: Marc Marquez Bukanlah Lawan Terkuat Saya

Yamaha memutuskan mempertahankan Vinales dan menduetkannya bersama Quartararo. Meski keputusannya dinilai diambil secara gegabah, Rossi tetap yakin bahwa kedua pembalap memiliki potensi untuk menunjukkan kinerja manis.

BACA JUGA: 6 Tahun Berlalu, Valentino Rossi Masih Dendam ke Marquez atas Insiden di Malaysia

“Mereka memilih pembalap untuk 2021 bahkan sebelum musim 2020 dimulai. Itu kesalahan menurut saya, itu kebiasaan yang buruk di MotoGP,” ujar Rossi, sebagaiman dikutip dari Speedweek, Selasa (9/2/2021).

“Anda harus menunggu setidaknya beberapa balapan. Bagaimanapun, Quartararo masih menjanjikan dan Vinales sangat kuat, meski dengan banyak pasang surut,” lanjutnya.

“Dia (Vinales) akan melakukannya dengan baik, saya yakin itu,” jelas pembalap berusia 41 tahun itu.

Valentino Rossi

Quartararo sendiri diketahui gagal menunjukkan kinerja yang apik di musim 2020. Digadang-gadang bakal menjadi pesaing juara MotoGP 2020, Quartararo justru hanya bisa menempati peringkat kedelapan dengan koleksi poin 127 angka.

Justru sang rekan setim di Petronas, yakni Franco Morbidelli, yang bisa tampil begitu gemilang. Morbidelli menyabet status runner-up di MotoGP 2020 dengan mengoleksi poin sebanyak 158 angka.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini