Mengetahui hal tersebut membuat Stigefelt pun tidak mampu lagi membendung kemarahannya. Ya, Stigefelt merasa bahwa Quartararo tak layak dikritik lantaran gagal jadi juara MotoGP 2020. Sebab, Stigefelt menilai Quartararo masih sangat muda, sehingga hal normal belum mampu tampil konsisten.
“Situasinya tak mudah bagi Fabio ketika mengendarai motor pabrikan, seperti yang kita lihat. Ia memang belum sempurna. Ada momen kala ia kehilangan perasaan nyaman dan hal seperti ini memang bisa memicu masalah kepercayaan diri,” jelas Stigefelt, seperti disadur dari Motorsport Total, Selasa (2/2/2021).

“Pada level performa yang seperti ini, keraguan soal Fabio semestinya tak semudah itu muncul. Fabio masih muda, ia masih belum punya banyak pengalaman. Jadi, logis jika ada beberapa hal yang belum ia kuasai. Terkadang ia juga masih agak emosional,” sambungnya.
Baca Juga: Fabio Quartararo Punya Ritual Unik sebelum Balapan, Apa Itu?
“Apa yang terjadi di Misano, tak seharusnya terjadi. Namun, itu adalah hal yang harus ia kendalikan. Percayalah pada saya, hal macam itu takkan terjadi lagi. Tim kami juga masih punya banyak hal untuk dipelajari,” tuntas pria berkebangsaan Swedia tersebut.
(Ramdani Bur)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.