Share

Brivio Beberkan Suzuki Pernah Coba Rekrut Dovizioso

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Rabu 27 Januari 2021 09:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 27 38 2351433 brivio-beberkan-suzuki-pernah-coba-rekrut-dovizioso-wr8vP4GZmE.jpg Andrea Dovizioso (Foto: MotoGP)

HAMAMATSU โ€“ Davide Brivio telah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai manajer tim Suzuki pada awal Januari 2020. Hengkangnya Brivio ini tentu menjadi pukulan besar bagi Suzuki yang baru saja memulai masa kejayaannya.

Brivio sejatinya bukan seorang insinyur. Akan tetapi, kekuatannya terletak pada kemampuannya untuk memimpin orang dan ia tahu persis apa yang diperlukan untuk memenangkan balapan. Itulah yang membuatnya menjadi sosok kunci.

Keberhasilan Yamaha merajai MotoGP sekira 15 tahun lalu juga tak lepas dari kesuksesan Brivio menggaet Valentino Rossi. Hal yang sama pun coba diterapkan Brivio di Suzuki, yang mana ia merekrut pembalap dengan sangat cermat.

Baca juga: Valentino Rossi Ingatkan Yamaha agar Tidak Lupa Selesaikan PR

Davide Brivio bersama Joan Mir dan Alex Rins

Diakui oleh Brivio bahwa ia sebenarnya pernah berusaha untuk mencoba merekrut Andrea Dovizioso untuk musim balap 2015. Ketika itu Dovizioso sudah hampir dua tahun membela Ducati dan masa kontraknya akan segera berakhir.

Kendati demikian, Dovizioso lebih memilih untuk tetap bertahan di Ducati. Maka dari itu, Brivio pun mengalihkan pandangannya ke pembalap lain. Brivio pada akhirnya merekrut Aleix Espargaro dan Maverick Vinales untuk musim balap 2015.

โ€œKami memilih Aleix Espargaro karena dia sudah ahli dalam berkendara, cepat, dan dapat membantu dengan set-up motornya," beber Brivio, dilansir dari Crash, Rabu (27/1/2021).

"Saya pergi ke Qatar dan melihat balapan Moto2 pertamanya (Vinales). Saya perhatikan bahwa dalam 10-12 lap terakhir dia adalah yang tercepat,โ€ jelas pria Italia tersebut.

โ€œDan kemudian di balapan kedua, di Austin, dia menang. Dan dengan bahwa kami menyadari bahwa dia adalah seseorang yang istimewa," lanjutnya.

Andrea Dovizioso

"Kami juga mencoba mendapatkan Dovizioso [untuk 2015] tetapi pada menit terakhir dia memutuskan untuk mengatakannya dengan Ducati," tandas Brivio.

Brivio kemudian merekrut Joan Mir untuk musim balap 2019 setelah Andrea Iannone meninggalkan tim. Hasilnya, Mir menjadi juara dunia MotoGP 2020.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini