“Yang bisa saya lakukan adalah memberikan semua pengalaman saya dan mencoba mengatakan apa yang kami butuhkan, tetapi kurang lebih kami memiliki masalah yang sama, masalah yang sama untuk banyak waktu. Jadi, saya pikir tahun depan tidak akan berubah banyak,” tuturnya.
"Saya pikir bagaimanapun juga (insinyur Yamaha) Jepang mendengar apa yang dikatakan pembalap, tetapi pada akhirnya mereka melakukan apa yang mereka inginkan. Maksud saya, mereka sudah (memikirkan) apa yang ingin mereka lakukan,” ucap Valentino Rossi.

Sementara itu, Valantino Rossi pun memiliki pekerjaan rumah tersendiri untuk musim depan. The Doctor –julukan Valentino Rossi– harus membuktikan, bahwa dirinya masih layak beraksi dalam balapan motor paling elite di dunia.
Pemilik sembilan gelar juara dunia itu sudah bertahun-tahun tidak mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya. Hal itu membuat banyak pihak meminta Valentino Rossi, yang berumur 41 tahun, untuk pensiun saat kontraknya bersama tim pabrikan Yamaha habis pada akhir musim lalu.
Namun, Valentino Rossi memutuskan untuk bergabung ke tim satelit Yamaha dengan durasi kontrak satu tahun. Oleh sebab itu, MotoGP 2021 merupakan kesempatan bagi Valentino Rossi untuk membungkam kritik sekaligus menunjukkan tajinya.
(Rachmat Fahzry)