Ganda Putra Taiwan Akui Sempat Takut Lawan Ahsan/Hendra

Bagas Abdiel, Jurnalis · Minggu 24 Januari 2021 04:21 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 24 40 2349732 ganda-putra-taiwan-akui-sempat-takut-lawan-ahsan-hendra-PD3xIl5D8m.jpg Wang Chi-Lin/Lee Yang (Foto: Badminton Photo)

BANGKOK – Ganda putra Taiwan, Wang Chi-Lin/Lee Yang, mengaku sempat takut saat menghadapi Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan di babak semifinal Toyota Thailand Open 2021. Namun begitu, pada akhirnya mereka sukses memenangi laga tersebut dengan skor 14-21, 22-20, dan 21-12.

Hasil ini pun terbilang mengejutkan mengingat Ahsan/Hendra sangat difavoritkan untuk meraih kemenangan. Akan tetapi, Wang/Lee yang berusaha tampil tanpa beban berhasil menaklukkan pasangan peringkat dua dunia tersebut.

Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan

Kemenangan tersebut pun mengantarkan Wang/Lee untuk kedua kalinya tampil di final kategori Super 1000 dalam dua pekan terakhir. Sebelum ini, mereka juga mampu melaju ke final Yonex Thailand Open pada pekan lalu.

Bahkan pada minggu lalu, Wang/Lee berhasil keluar sebagai juara usai mengalahkan wakil Malaysia, Tan Wee Kiong/Goh V Shem. Sementara di final kali ini, mereka akan berjumpa wakil Malaysia lainnya yakni Aaron Chia/Soh Wooi Yik.

Baca juga Ahsan/Hendra Ungkap Faktor Kekalahan di Semifinal Thailand Open 2021

“Luar biasa kami belum pernah mencapai final Super 1000 sebelum tahun ini, dan sekarang malah dua kali dalam dua minggu,” ungkap Wang, mengutip dari laman resmi BWF, Minggu (24/1/2021).

“Kami berusaha untuk tidak banyak berpikir, dan mencoba untuk fokus pada apa yang dapat kami lakukan di lapangan,” tambahnya.

Meski begitu, kemenangan atas Ahsan/Hendra ternyata menjadi hal yang mengesankan bagi Wang /Lin. Apalagi, mereka sempat takut dengan bola-bola datar Ahsan/Hendra sehingga mereka lebih sering memainkan area pertahanan ketimbang menyerang di set pertama.

Namun, pada set kedua dan ketiga mereka mulai berani dan unjuk gigi. Hasilnya, permainan menyerang mereka membuahkan hasil dan membuat Ahsan/Hendra semakin keteteran hingga menuai kekalahan.

Wang Chi-Lin/Lee Yang

“Kemampuan kami juga bagus sekarang, dan kami memiliki lebih banyak tenaga, lebih banyak kecepatan untuk maju. Kami terus menekan, dan tidak hanya bertahan,” sambung Lee.

“Pada awalnya kami takut dengan tembakan datar mereka jadi kami terus mengangkat dan jatuh di pertahanan,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini