Ini Penyebab Praveen/Melati Gagal Juarai Thailand Open 2021

Ezha Herdanu, Jurnalis · Minggu 17 Januari 2021 17:27 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 17 40 2345965 ini-penyebab-praveen-melati-gagal-juarai-thailand-open-2021-wexkQ3hARZ.jpg Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti (Foto: Badminton Photo(

BANGKOK – Hasil negatif harus didapatkan oleh pasangan ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, di final Thailand Open 2021. Menghadapi pasangan tuan rumah, Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai, Praveen/Melati takluk via rubber game.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Impact Arena, Bangkok, siang tadi WIB, Praveen/Melati memang mengawalinya dengan sangat buruk. Ya, Praveen/Melati harus menyelesaikan set pertama dengan kalah telak 3-21 dari Dechapol/Sapsiree.

Beruntung pada set kedua pertandingan final Thailand Open 2021, Praveen/Melati berhasil bangkit. Praveen/Melati pun berhasil menyelesaikan set kedua dengan hasil positif atau unggul 22-20 atas pasangan asal Thailand tersebut.

Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti

Akan tetapi performa apik Praveen/Melati tidak berlanjut di set ketiga pertandingan melawan Dechapol/Sapsiree. Ya, Praveen/Melati harus puas menyelesaikan perantandingan final Thailand Open 2021 dengan kekalahan 18-21 dari Dechapol/Sapsiree.

Baca Juga: Hajar Wakil Tuan Rumah, Greysia/Apriyani Juarai Thailand Open 2021

Dengan hasil tersebut, Praveen/Melati mengulangi kegagalan mereka di ajang yang sama pada awal tahun lalu. Ya, pada kejuaraan Thailand Open 2020, Praveen/Melati juga harus puas hanya bisa menyabet status runner-up.

Seusai pertandingan melawan Dechapol/Sapsiree, Melati pun lantas memberikan komentarnya. Melati pun mengungkapkan faktor utama dirinya dan Praveen gagal menyelesaikan pertandingan final Thailand Open 2021 tanpa bisa jadi juara.

Melati menyatakan terlalu banyak membuat kesalahan sendiri menjadi penyebab utama ia dan Praveen gagal merebut gelar juara Thailand Open 2021. Melati pun menyatakan bahwa ia dan Praveen siap belajar dari kegagalannya tersebut.

“Kami sedikit kecewa. Kami membuat beberapa kesalahan sendiri. Selama permainan, kami tidak bisa mengubah nasib kami dan itulah yang kami sesali,” jelas Melati, sebagaimana dilaporkan oleh badmintonindonesia.org, Minggu (17/1/2021).

Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti

“Kami mengetahui bahwa mereka (Dechapol/Sapsiree) akan siap untuk pertandingan ini, bermain melawan kami. Sejak awal kami berada di bawah tekanan, tetapi di gim kedua kami berhasil menyamakan kedudukan,” sambungnya.

“Di gim ketiga, kami berada di bawah tekanan, tetapi kami berusaha menghadapinya. Ini merupakan hasilnya, dan kami harus melakukan koreksi untuk masa depan,” tuntas pebulu tangkis perempuan berusia 26 tahun tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini