DUBLIN – Pelatih seni bela diri asal Irlandia Utara, John Kavanagh sangat menyayangkan sikap UFC yang tak mengizinkan duel Conor McGregor vs Dustin Poirier sebagai pertarungan untuk memperebutkan sabuk juara kelas ringan.
Menurut pelatih jiu-jitsu McGregor itu, duel yang akan tampil di UFC 257 pada 23 Januari 2021 tersebut sudah sangat layak untuk dijadikan pertarungan untuk memperebutkan gelar juara. Sebab nama McGregor dan Poirier dirasanya sudah terlalu besar dan pantas disebut sebuah pertarungan yang besar.
Akan tetapi, UFC nyatanya tak mengizinkan hal tersebut. Sebab Presiden UFC, Dana White masih belum mau melepaskan sabuk juara kelas ringan itu dari Khabib Nurmagomedov yang telah memutuskan pensiun pada Oktober 2020 kemarin.
Baca Juga: Conor McGregor Diprediksi Bertekuk Lutut dari Poirier di UFC 257

Karena Khabib sudah pensiun, Kavanagh merasa seharusnya White harus memberikan sabuk gelar juara kelas ringan itu kepada pemenang duel McGregor vs Poirier. Namun, kenyataannya tak seperti itu dan hal tersebut membuat Kavanagh keheranan.
“Jika saya bolejh jujur 100%, saya sebenarnya tidak terlalu mengerti mengapa pertarungan ini (McGregor vs Poirier) bukan untuk memperebutkan gelar,” ungkap Kavanagh, mengutip dari MMA Junkie, Rabu (30/12/2020).
“Mungkin Dana White masih menantikan Khabib (untuk kembali ke UFC). Saya benar tidak tahu alasan pastinya. Satu hal yang saya tahu adalah ada satu pertarungan yang sebenarnya tidak melibatkan diri saya sendiri, tetapi bagi saya, itu terasa seperti sebuah pertarungan memperebutkan sabuk juara,” lanjut Kavanagh.