Fakta Valentino Rossi Pernah Juara Kelas 500 cc Bareng Tim Satelit

Ramdani Bur, Jurnalis · Selasa 22 Desember 2020 13:17 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 22 38 2332062 fakta-valentino-rossi-pernah-juara-kelas-500-cc-bareng-tim-satelit-g5N3hg489X.jpg Valentino Ross pernah juara kelas 500 cc bareng tim satelit. (Foto: Sportbikerider))

AALST – Keputusan berani diambil tim Honda pada pengujung 1999. Kala itu, mereka berani menaikkan status pembalap yang baru berusia 20 tahun, Valentino Rossi, untuk mentas di kelas utama 500 cc (sebelum berubah kelas menjadi MotoGP pada 2002) pada musim balap 2000.

Nama Valentino Rossi saat itu sudah berkibar, mengingat ia berstatus sebagai juara dunia kelas 125 cc (1997) dan 250 cc (1999). Hanya saja, nama Valentino Rossi tidak sebesar rider asal Italia lain seperti Max Biaggi maupun Loris Capirossi.

Valentino Rossi

(Valentino Rossi saat bela tim satelit Honda pada 2000)

Kala itu, Honda tidak menaruh Valentino Rossi di tim pabrikan (Repsol Honda), melainkan tim satelit mereka yakni Nastro Azzuro Honda. Seperti tim satelit pada umumnya, Valentino Rossi hanya mentas sendirian di tim tersebut pada kelas 500 cc musim 2000, tanpa didampingi pembalap lain.

Keputusan berani Honda ternyata menghasilkan pencapaian luar biasa. Valentino Rossi keluar sebagai runner-up kelas 500 cc musim 2000 setelah mengoleksi 209 angka! Ia terpaut 49 poin dari jagoan Suzuki asal Amerika Serikat, Kenny Roberts Jr, yang keluar sebagai juara dunia.

Hal itu berarti, Valentino Rossi mengalahkan sejumlah rider pabrikan Honda saat itu, yakni Sete Gibernau dan Alex Criville. Saat itu, Criville hanya menempati posisi sembilan, sedangkan Gibernau terdampar di urutan 15 klasemen akhir kelas 500 cc.

Pencapaian yang lebih sensasional terjadi semusim berselang. Masih dengan motor yang sama, Valentino Rossi keluar sebagai juara dunia! Setelah melalui 16 race, Valentino Rossi mengemas 325 angka, unggul 116 poin dari Max Biaggi di posisi dua.

Di musim tersebut Valentino Rossi mengoleksi 11 kemenangan dengan total 13 kali naik podium. Meski berstatus tim satelit, motor Honda NSR500 yang dimiliki Valentino Rossi disinyalir memiliki kualitas setara dengan kuda besi pabrikan Honda saat itu, Repsol Honda.

BACA JUGA: Valentino Rossi Sebut Tak Ada Seri Balapan yang Disukainya di MotoGP 2020

Persamaan antara motor Nastro Azzuro Honda dan Repsol Honda meliputi mesin, sasis, rem dan lain-lain. Bisa dibilang tak ada perbedaan antara motor Valentino Rossi dengan kuda besi milik pabrikan Honda tersebut. Lantas, mengapa Valentino Rossi tidak langsung membela tim pabrikan ketika naik ke kelas utama pada 2000?

Saat itu di tim pabrikan Honda sudah bercokol tiga pembalap. Sebut saja Tadayuki Okada, Sete Gibernau dan Alex Criville. Jelas sulit menyingkirkan ketiga nama di atas, mengingat mereka sudah punya nama besar di kancah balap motor internasional. Karena itulah, Honda yang takut Valentino Rossi dicomot tim lain langsung diberikan tempat di tim satelit.

Valentino Rossi

Karena itu, performa Valentino Rossi layak diapresiasi. Sebab dengan usianya yang saat itu baru menginjak 21 tahun, Valentino Rossi mampu mengalahkan pembalap-pembalap ternama yang sudah makan asam garam di ajang balap dunia semisal Biagi, Criville, Loris Capirossi hingga Carlos Checa.

Sekarang yang jadi pertanyaan, sanggupkah Valentino Rossi mengulangi kisah manis di atas pada MotoGP 2021? Sekadar informasi, Valentino Rossi diturunpangkatkan ke tim satelit Yamaha musim depan, setelah sejak 2013 membela tim pabrikan Yamaha.

Setidaknya, pencapaian yang pernah diraih 20 tahun lalu itu, dapat dijadikan modal untuk berjaya di MotoGP 2021. Terlebih sejak 2010, Valentino Rossi menantikan gelar juara dunia ke-10 yang tak kunjung diraihnya.

 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini