Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Perlakuan Buruk Honda Bikin Valentino Rossi Hengkang ke Yamaha

Wikanto Arungbudoyo , Jurnalis-Jum'at, 11 Desember 2020 |01:09 WIB
Perlakuan Buruk Honda Bikin Valentino Rossi Hengkang ke Yamaha
Valentino Rossi pernah membela Repsol Honda (Foto: MotoGP)
A
A
A

CANBERRA – Penggemar MotoGP dibuat terkejut ketika Valentino Rossi memutuskan hengkang ke Yamaha pada awal musim 2004. Namun, Alex Briggs menilai, kepindahan itu terasa wajar karena Honda memperlakukan The Doctor dengan buruk.

Seperti diketahui, karier Valentino Rossi di kelas premier dimulai bersama Honda Racing Corporation (HRC) pada 2000. Namun, ketika itu sang pembalap tidak langsung memperkuat tim pabrikan, melainkan tim satelit Nastro Azzuro Honda.

Dasar sudah berbakat, Valentino Rossi langsung menjadi juara dunia pada musim keduanya bersama HRC, yakni MotoGP (500 cc) 2001. Total, pembalap asal Italia itu menghabiskan waktu empat musim bersama HRC hingga pindah pada awal musim 2004 ke Yamaha.

Baca juga: Ayah Lorenzo: Rossi Berjaya di Masa Lalu karena Lawannya Kurang Hebat

Valentino Rossi pindah ke Yamaha sejak 2004 (Foto: Yamaha MotoGP)

Kepindahan itu terbilang mengejutkan. Sebab, bersama Honda, Valentino Rossi bisa merebut tiga gelar juara dunia beruntun (2001-2002-2003). Kala itu, Yamaha belum teruji di kancah MotoGP sehingga terbilang mengherankan mengapa sang juara dunia mau hengkang.

Kebenaran kini terungkap dari mulut Alex Briggs, mekanik andalan Valentino Rossi sejak 2000. Menurutnya, kepindahan itu tidak terhindarkan karena perlakuan buruk Honda sendiri terhadap mekanik dan pembalap.

Infografis Valentino Rossi

“Kepindahan ke Yamaha adalah sebuah keputusan mudah. Kami mulai sedikit frustrasi dengan Honda. Ketika pertama kali bergabung, kami merasa semua tim berjalan ke arah yang sama. Namun, lama-kelamaan terasa ada pemisahan,” ujar Alex Briggs, seperti dimuat The Race, Jumat (11/12/2020).

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement