Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hengkangnya Valentino Rossi ke Ducati Cukup Masuk Akal

Wikanto Arungbudoyo , Jurnalis-Jum'at, 11 Desember 2020 |03:07 WIB
Hengkangnya Valentino Rossi ke Ducati Cukup Masuk Akal
Valentino Rossi membela Ducati (Foto: MotoGP)
A
A
A

CANBERRA – Langkah berani dibuat Valentino Rossi ketika meninggalkan Yamaha pada akhir musim Kejuaraan Dunia MotoGP 2010 untuk Ducati Corse. Menurut Alex Briggs, saat itu tidak ada lagi opsi tim jika sang pembalap memutuskan pindah dari Yamaha.

Dunia dibuat terhenyak ketika Valentino Rossi memutuskan memperkuat Ducati Corse pada Kejuaraan Dunia MotoGP 2011. Sebab, saat itu The Doctor sudah identik dengan Yamaha. Betapa tidak, empat gelar juara dunia berhasil disabet bersama tim berlogo garpu tala itu.

Keputusan hengkang ke Ducati banyak dianggap sebagai blunder terbesar Valentino Rossi. Prestasi yang diraih sang pembalap sudah cukup menjadi bukti. Pria asal Italia itu tidak mampu memenangi satu balapan pun dan hanya bisa tiga kali naik podium pada 2011-2012.

Baca juga: Frustrasi di Ducati, Valentino Rossi Hampir Pensiun pada 2012

Valentino Rossi hengkang ke Ducati pada 2011

Sekali pun buruk, menurut Alex Briggs, kepindahan Valentino Rossi ke Ducati cukup masuk akal. Sebab, tidak banyak opsi tersedia jika pembalap kelahiran Tavullia itu memutuskan hengkang dari Yamaha.

Infografis Valentino Rossi

“Di kepala saya, keputusan hengkang ke Ducati cukup mudah. Saya tidak tahu lagi ke mana Valentino Rossi akan pergi jika dia meninggalkan Yamaha,” ujar Alex Briggs, dikutip dari The Race, Jumat (11/12/2020).

“Mereka siap memberikan kontrak dua tahun untuk kami. Namun, segalanya tidak berjalan dengan baik. Yang pasti, saya sendiri tidak meninggalkan penyesalan,” imbuh pria berkebangsaan Australia itu.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement