Frustrasi di Ducati, Valentino Rossi Hampir Pensiun pada 2012

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Minggu 06 Desember 2020 05:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 06 38 2322459 frustrasi-di-ducati-valentino-rossi-hampir-pensiun-pada-2012-KeN5TVied1.jpg Valentino Rossi nyaris pensiun pada 2012 (Foto: MotoGP)

TAVULLIA – Sebuah pengakuan mengejutkan dilontarkan Valentino Rossi. Pria asal Italia itu sudah berencana untuk pensiun dari ajang balap MotoGP pada 2012 jika Yamaha tidak kembali menawari satu tempat di tim.

Seperti diketahui, Valentino Rossi membuat langkah mengejutkan ketika hengkang dari Yamaha ke Ducati pada awal musim MotoGP 2011. The Doctor memilih meninggalkan tim yang sudah membawanya juara dunia lima kali.

Sayangnya, keputusan tersebut ternyata tidak lebih dari sebuah perjudian. Valentino Rossi melewati salah satu masa paling kelam dalam kariernya. Ia hanya mampu mencatatkan tiga kali podium pada MotoGP 2011-2012 bersama Ducati.

Baca juga: Marini Tak Sabar Bersaing dengan Rossi di MotoGP 2021

Valentino Rossi gagal di Ducati (Foto: MotoGP)

Merasa frustrasi, Valentino Rossi akhirnya bersyukur Direktur Pelaksana Yamaha MotoGP, Lin Jarvis, menawarinya kontrak untuk bergabung lagi ke tim lama. Andai saat itu tawaran tidak datang, ia mungkin sudah memutuskan pensiun.

Infografis Valentino Rossi

“Hal yang paling saya ingat adalah ketika berbicara dengan Lin Jarvis. Mereka bilang akan memberikan saya kesempatan lain untuk kembali ke tim pabrikan Yamaha pada akhir musim 2012,” terang Valentino Rossi, mengutip dari Motorsport, Minggu (6/12/2020).

“Untuk itu, saya selalu bersyukur kepadanya dan juga semua orang di Yamaha. Sebab, pada momen itu, saya benar-benar putus asa. Mungkin kalau tidak kembali ke Yamaha, saya sudah berhenti membalap,” imbuh pria berusia 41 tahun itu.

Ceritanya sama-sama kita ketahui kemudian. Valentino Rossi menghiasi kesempatan keduanya bersama Yamaha dengan catatan yang cukup gemilang. Sejak 2013 hingga 2020, ia mampu mencatat 10 kemenangan seri bersama tim pabrikan Yamaha.

Prestasinya pun membaik meski tidak bisa menjadi juara dunia lagi. Valentino Rossi mampu finis sebagai runner-up pada tiga musim beruntun (2014-2016) di belakang Marc Marquez dan Jorge Lorenzo. Namun, sejak 2017 tidak ada lagi kemenangan balapan yang diraihnya.

Valentino Rossi berpisah dengan timnya (Foto: Yamaha MotoGP)

Ya, Valentino Rossi tidak lagi bisa mempersembahkan kemenangan sejak naik podium teratas pada MotoGP Belanda 2017 di Sirkuit TT Assen. Musim terakhirnya bersama tim pabrikan Yamaha pun berakhir tragis. Ia hanya sekali naik podium dan empat kali gagal finis.

Kini, Valentino Rossi akan menatap sebuah permulaan baru. Juara dunia MotoGP tujuh kali itu hengkang ke tim satelit Petronas Yamaha untuk Kejuaraan Dunia MotoGP 2021. Ia berharap dapat kembali tampil kompetitif bersama tim balap asal Malaysia tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini