Demi Sukses di MotoGP, Nakagami Rela Kerja Keras Pelajari Gaya Balap Marquez

Djanti Virantika, Jurnalis · Selasa 01 Desember 2020 19:26 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 01 38 2319780 demi-sukses-di-motogp-nakagami-rela-kerja-keras-pelajari-gaya-balap-marquez-CiPHHEco9N.jpg Takaaki Nakagami. (Foto: MotoGP)

MONTE CARLO – Pembalap Tim LCR Honda, Takaaki Nakagami, menceritakan upaya kerasnya untuk mempelajari gaya membalap Marc Marquez di MotoGP. Meski awalnya sulit, usahanya kini sudah bisa membuahkan hasil manis.

Nakagami memutuskan mengubah gaya membalapnya dan mempelajari data Marquez usai menjalani operasi sebelum MotoGP 2020. Dengan kondisi yang belum fit 100 persen, Nakagami merasa perlu memelajari gaya balapan baru yang bisa tetap membantunya tampil impresif di musim ini.

Takaaki Nakagami

Keputusan pembalap asal Jepang itu pun tampak benar karena Marquez sendiri telah terbukti mampu bekerja apik saat menggunakan motor balap Honda 2019. Nakagami yang menggunakan motor balap itu pada musim ini pun bisa membuahkan hasil manis.

BACA JUGA: Bradl Ceritakan Sulitnya Jadi Pengganti Marc Marquez

“Saya menyadari harus mengubah gaya membalap karena dengan motor 2019, saya menjalani operasi di musim dingin, secara fisik saya belum 100% jadi saya harus mengubahnya. Satu-satunya cara adalah melihat data Marc Marquez,” ujar Nakagami, sebagaimana dikutip dari laman resmi MotoGP, Selasa (1/12/2020).

“Dia tahu betul bagaimana menangani motornya, terutama musim lalu pada 2019, dia memenangkan banyak balapan, jadi mengapa tidak? Saya melihat banyak trik dalam pengereman, di tikungan tengah, keluar, banyak hal,” lanjutnya.

Nakagami bahkan bisa merebut pole position pada musim ini yang terjadi di MotoGP Teruel 2020. Ia juga beberapa kali bisa bersaing memperebutkan podium musim ini, meski akhirnya belum berbuah manis.

Tetapi, Nakagami merasa senang dengan pencapaian tersebut. Ia turut mengakui kehebatan Marquez yang luar biasa dalam mengemudikan motor balap Honda.

Marc Marquez

“Itu adalah motor yang sama, tetapi pada grafiknya sangat berbeda. Pertama kali saya melihatnya, saya berpikir,  ‘Wow, bagaimana dia mengaturnya?’ Tapi kemudian dari HRC menjelaskan dengan sangat baik,” tutur Nakagami.

“Tentu saja, tidak mudah melakukannya, menyalin, tapi saya harus mencoba. Tiba-tiba, saya merasa pada lucky point setelah beberapa lap saya merasa menemukan semacam gaya Marquez. Saya bisa berhenti sangat baik, mudah menghentikan motor, dan mendapat lebih banyak umpan balik di depan, jadi lebih mudah untuk berhenti dan berbelok, jadi saya beruntung,” tukas rekan setim Alex Marquez itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini