Bradl Ceritakan Sulitnya Jadi Pengganti Marc Marquez

Djanti Virantika, Jurnalis · Selasa 01 Desember 2020 17:56 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 01 38 2319721 bradl-ceritakan-sulitnya-jadi-pengganti-marc-marquez-6dl7W0wbYc.jpg Stefan Bradl dan Marc Marquez. (Foto: Instagram/@stefanbradl6)

AALST – Test rider atau pembalap penguji Repsol Honda, Stefan Bradl, mengemban tugas berat di MotoGP 2020. Ia harus menggantikan peran Marc Marquez dalam sebagian besar balapan di musim ini.

Hal ini terjadi karena Marquez didera cedera parah di awal musim. The Baby Alien -julukan Marquez- mengalami patah tulang di lengan kanan dan masih terus menjalani pemulihan sampai saat ini.

Marc Marquez

Honda pun memutuskan untuk menurunkan Bradl sebagai pengganti Marquez. Ia tampil di 13 seri beruntun, mulai MotoGP Republik Ceko 2020 hingga seri pamungkas, yakni GP Portugal.

BACA JUGA: Cedera Tak Kunjung Sembuh, Petrucci: Marquez dalam Situasi Sulit

Bradl pun mengakui tak mudah baginya kala menjalani peran sebagai pengganti Marquez di MotoGP Republik Ceko 2020. Sebab, ia sendiri sudah cukup lama tak mentas di balapan MotoGP.

Alhasil, Bradl harus bekerja keras baik secara fisik ataupun mental. Terlebih, tekanan hadir karena Marquez merupakan pembalap tersohor di MotoGP yang menyandang status sebagai juara dunia.

Dengan kondisi ini, Bradl yakin penampilannya akan sangat disorot oleh publik. Meski aksinya tak baik di awal menggantikan Marquez, Bradl lama-kelamaan bisa beradaptasi hingga tampil baik di balapan-balapan lain.

Di balapan pamungkas MotoGP 2020, Bradl bahkan bisa finis di posisi ketujuh. Pencapaian ini membuat Bradl bangga dan merasa bisa beristirahat lebih tenang saat ini.

“Awalnya sulit karena saya belum pernah berada di MotoGP selama delapan bulan ketika saya tiba di Brno,” ujar Bradl, sebagaimana dikutip dari Tutto Motori Web, Selasa (1/12/2020).

Stefan Bradl

“Itu adalah kerja keras, baik secara mental maupun fisik, lagi pula saya mengisi tempat sang juara dunia, Marc Marquez,” lanjutnya.

“Fakta bahwa saya bisa pergi liburan musim dingin 3,5 bulan kemudian dengan posisi ketujuh ini memberi saya kepuasan yang luar biasa. Itu perasaan yang baik,” tukas pembalap asal Jerman itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini