Sempat Menentang, Nyawa Romain Grosjean Selamat karena Halo

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Senin 30 November 2020 04:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 30 37 2318498 sempat-menentang-nyawa-romain-grosjean-selamat-karena-halo-BwomXXgo1t.JPG Kokpit mobil Romain Grosjean hangus terbakar (Foto: Reuters/Hamad I Mohammed)

SAKHIR – Kecelakaan hebat menimpa Pembalap Tim Haas F1, Romain Grosjean, pada GP Bahrain 2020, Minggu 29 November malam WIB. Jet darat VF-20 yang dikemudikannya menabrak pembatas, terbelah dua, dan terbakar hebat. Beruntung, ia selamat berkat peranti bernama Halo.

Balapan F1 GP Bahrain 2020 memang diwarnai drama menegangkan pada putaran pertama. Senggolan antara Romain Grosjean dengan Daniil Kvyat, nyaris berakibat fatal. Jet darat pembalap asal Prancis itu menabrak pagar pembatas di sisi luar tikungan tiga dan langsung terbakar.

Ketegangan terjadi karena Romain Grosjean tidak bisa langsung keluar dari lokasi kecelakaan. Mobilnya terbelah dua dan tersangkut di pagar pembatas. Lelaki berusia 34 tahun itu sempat terjebak kobaran api selama beberapa detik sebelum berhasil keluar.

Baca juga: Mobil Terbakar Hebat, Romain Grosjean Beruntung Selamat dari Maut

Romain Grosjean dibawa ambulans (Foto: Reuters/Hamad I Mohammed)

Beruntung, segala fitur keselamatan yang ada di tubuh pembalap serta kesigapan tim medis, berhasil menyelamatkan nyawa Romain Grosjean. Lewat sebuah video di akun Instagram, ia bersyukur kini mobil F1 dilengkapi Halo. Jika tidak, mungkin saja Grosjean tidak akan bisa berbicara dari kamar rumah sakit.

“Halo semuanya, saya hanya ingin bilang baik-baik saja. Terima kasih semua untuk pesan-pesan yang saya terima,” papar Romain Grosjean, sebagaimana dikutip dari Motorsport, Senin (30/11/2020).

“Saya tidak menyetujui Halo beberapa tahun lalu. Namun, menurut saya itu adalah hal terhebat yang kami bawa ke F1. Tanpa halo, mungkin saat ini saya tidak akan bisa berbicara kepada kalian,” imbuh pembalap kelahiran Swiss itu.

Sekadar informasi, Halo baru diperkenalkan di F1 pada 2018. Peranti tersebut dianggap cukup aman untuk melindungi kepala pembalap dari benturan. Pengenalan peranti itu tidak terlepas dari kecelakaan fatal yang merenggut nyawa Jules Bianchi pada F1 GP Jepang 2014.

Pun begitu, sejumlah pembalap, termasuk Romain Grosjean, sempat menentang pemakaian Halo. Keterbatasan jarak pandang menjadi alasan utama. Pemasangan Halo di atas kokpit membuat jarak pandang pembalap tidak lagi seluas biasanya.

Mobil Romain Grosjean terbakar dan terbelah dua (Foto: Reuters/Tolga Bozoglu)

Namun, perangkat yang ditentang ternyata menyelamatkan nyawa seorang Romain Grosjean. Tanpa Halo, bukan tidak mungkin kepala sang pembalap menghantam pagar pembatas dengan keras. Sekalipun terlindungi helm, benturan keras dapat mengakibatkan cedera kepala yang fatal.

Romain Grosjean sendiri hanya mengalami luka bakar ringan di tangan kanannya. Menurut informasi yang beredar, pembalap bernomor mobil 8 itu akan tetap menjalani perawatan di rumah sakit terdekat dari Sirkuit Internasional Sakhir di Bahrain sehingga kemungkinan absen pada seri berikutnya pekan depan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini