Mentas di Portimao sebagai sang Juara, Mir: Sekarang Saya Bebas!

Bagas Abdiel, Jurnalis · Sabtu 21 November 2020 05:44 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 21 38 2313451 mentas-di-portimao-sebagai-sang-juara-mir-sekarang-saya-bebas-s9PSX3TCQW.jpg Joan Mir (Foto: Laman resmi MotoGP)

PORTIMAO – Pembalap Tim Suzuki Ecstar, Joan Mir, mengaku sudah merasa bebas setelah memastikan gelar juara MotoGP 2020. Hal itu ia sampaikan usai menjalani hari pertama MotoGP Portugal di Sirkuit Algarve, Portimao, pada Jumat 20 November 2020.

Mir mengatakan memiliki perasaan lega. Karena pada seri pamungkas MotoGP 2020 kali ini, Mir mengaku mendapatkan perasaan yang berbeda. Tak ada tekanan jika dibandingkan dengan balapan sebelumnya, Mir merasa lebih tenang.

Joan Mir

“Saat berada di lintasan, tidak ada perbedaan. Satu-satunya perbedaan adalah saya memilki jenis tekanan yang berbeda,” ungkap Mir, mengutp dari Motorsport, Sabtu (21/11/2020).

Rekan setim Alex Rins itu mengatakan bahwa tekanan sebelumnya jauh lebih intens. Bahkan bukan hanya fokus untuk menjalani teknis balapan, Mir harus berhadapan dengan situasi non teknis untuk menjaga kans juara.

Baca juga Sejak Awal, Suzuki Tak Pernah Ragu Akan Kemampuan Joan Mir

“Tekanan sebelumnya lebih intens dan sekarang saya lebih bebas hanya untuk fokus pada balapan,” tambah pembalap berpaspor Spanyol tersebut.

Meski begitu, Mir juga tidak ingin bersantai-santai. Walaupun ambisnya untuk menjadi juara dunia telah tercapai, pembalap berusia 23 tahun tersebut masih memiliki tugas lain dengan mengantarkan Suzuki sebagai konstruktor terbaik.

Infografis Joan Mir

“Tentu saja, saya ingin mempertahankan 100 persen dan tekanan yang saya miliki saat ini adalah memberi Suzuki gelar konstruktor,” sambungnya.

“Jadi, untuk mendapatkan konstruktor kami harus membuat akhir pekan yang baik. Untuk melakukannya, Anda harus melupakan titel juara dunia dan Anda harus fokus pada balapan,” imbuhnya.

Saat ini, Suzuki sendiri telah memastikan dua gelar juara di MotoGP 2020. Selain, meraih titel juara dunia pembalap, tim asal Jepang itu juga telah merengkuh gelar sebagai tim MotoGP terbaik pada musim ini.

Meski begitu, Suzuki masih harus berjuang untuk konstruktor terbaik untuk mendapatkan triple crown. Sementara ini, mereka bersaing ketat dengan Ducati yang menduduki urutan kedua dengan koleksi yang sama yakni 201 poin.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini