PORTIMAO – Pembalap Tim Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, mengakui Sirkuit Algarve di Portimao, Portugal menjadi lintasan tersulit selama mentas di MotoGP. Hal itu, ia sampaikan setelah mentas di hari pertama MotoGP Portugal pada Jumat 20 November 2020.
Kembalinya GP Portugal sejak 2021 membuat para pembalap menjalani aksi perdana di Sirkuit Algarve dengan motor MotoGP. Seperti halnya dengan Fabio Quartararo, yang baru naik kelas ke MotoGP pada musim lalu.

Tampil perdana, Quartararo pun mengaku sempat mengalami kesulitan menaklukkan sirkuit kebanggaan Portugal itu. Pada sesi latihan bebas pertama, ia berhasil duduk di urutan kedelapan, setelah itu naik ke urutan keempat di sesi kedua.
Meski meraih hasil baik pada sesi latihan bebas kedua, tetapi Quartararo mengaku menghadapi tantang besar. Persoalan besar dihadapan pembalap Prancis tersebut, terutama dalam hal pengereman yang membuatnya berjuang banyak.
Baca juga Quartararo dan Vinales Siap Bantu Yamaha di 2021
“Bagi saya, referensi pengereman sulit didapat karena tidak tahu apa-apa dan sangat sulit untuk mendapatkan referensi pengereman,” ungkap Quartararo, mengutip dari Autosport, Sabtu (21/11/2020).
“Saya pikir ini adalah hal utama yang kami perjuangkan di MotoGP karena kami tahu betapa pentingnya mengerem di titik sempurna dan terus menerus Anda mengerem lebih awal dari yang Anda butuhkan,” lanjutnya.