Awal MotoGP 2020, Rins Sempat Minta Suzuki untuk Gantikan Mir

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Jum'at 20 November 2020 02:06 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 20 38 2312726 awal-motogp-2020-rins-sempat-minta-suzuki-untuk-gantikan-mir-H1oaY6tdPT.jpg Joan Mir dan Alex Rins. (Foto: Laman resmi MotoGP)

PORTIMAO – Tak ada yang menyangka Joan Mir akan menjadi pembalap yang memenangkan kejuaraan MotoGP 2020. Bahkan rekan setimnya di Suzuki Ecstar, Alex Rins, pun menjadi orang yang paling kaget dengan pencapaian Mir di musim ini.

Hal itu karena pada awalnya Rins sempat ragu dengan kemampuan rider berusia 23 tahun tersebut. Bahkan pada awal MotoGP 2020, ketika Mir belum mendapatkan kontrak baru dari Suzuki hingga 2022, Rins sempat meminta kepada timnya untuk mencari rider baru untuk 2021.

Permintaan Rins itu ia ungkapkan karena merasa Mir tak memberikan dorongan yang kuat untuk dirinya bisa bersaing di MotoGP. Seperti yang diketahui, dalam dunia MotoGP, rival utama suatu pembalap terkadang memang dari rekan setim.

Baca Juga: Sang Legenda Ungkap Kunci Sukses Suzuki di MotoGP 2020

Joan Mir dan Alex Rins

Karena pada saat itu Rins merasa Mir tak terlalu kuat dan hebat. Karena itulah Rins pun meminta Suzuki mempertimbangkan untuk mencari pembalap baru untuk MotoGP 2021.

Rins berpikir seperti itu karena merasa Mir sebenarnya sudah cukup mengenal motor Suzuki meski baru bergabung pada MotoGP 2019 kemarin. Namun, sosok Mir dianggapnya belum cukup berpengalaman untuk bisa memberinya tekanan agar bisa menjadi lebih baik di ajang balap MotoGP tersebut.

Karena itu, Rins pun berharap Suzuki bisa mencari pembalap lain untuk menggantikan Mir. Ia ingin pembalap baru tersebut adalah rider yang berpengalaman yang bisa membantunya berkembang menjadi lebih baik lagi di Suzuki.

“Saya sudah balapan bersama Suzuki empat tahun (termasuk MotoGP 2020). Jadi, saya bisa dikatakan cukup berpengalaman dengan motor ini. Untuk Joan Mir, MotoGP 2020 akan menjadi musim keduanya dan sejujurnya saya lebih menyukai jika memiliki rekan setim yang jauh lebih berpengalaman,” ucap Rins kala itu, dilansir dari PaddockGP, Jumat (20/11/2020).

“Dia (Mir) memang sangat kuat dan dia mampu menghasilkan balapan yang cukup baik di musim lalu. Akan tetapi, saya sebenarnya lebih menyukai pembalap yang bisa mendorong saya menjadi lebih baik lagi,” tambah Rins.

Untungnya, permintaan Rins itu tak dituruti oleh Suzuki. Tim pabrikan asal Jepang tersebut justru memberikan kontrak baru berdurasi dua tahun kepada Mir dan juga Rins.

Keputusan Suzuki mempertahankan Mir pun berbuah manis. Mir memberikan gelar juara dunia MotoGP, sesuatu hal yang sudah sangat lama dincar oleh Suzuki.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini