Sang Legenda Ungkap Kunci Sukses Suzuki di MotoGP 2020

Ezha Herdanu, Jurnalis · Kamis 19 November 2020 20:21 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 19 38 2312637 sang-legenda-ungkap-kunci-sukses-suzuki-di-motogp-2020-gED4FsAVci.jpg Joan Mir (Foto: motogp.com)

HOUSTON – Kevin Schwantz membeberkan kunci kesuksesan Tim Suzuki Ecstar di kejuaraan dunia MotoGP musim 2020. Schwantz menyebut bahwa kekeluargaan yang ada di paddock, jadi kekuatan utama Tim Suzuki tampil luar biasa di MotoGP 2020.

Sebagaimana diketahui, Tim Suzuki memang menjalani kampanye mereka di MotoGP 2020 dengan performa luar biasa. Bahkan, Tim Suzuki sudah memastikan meraih dua gelar juara dunia dari nomor tim dan pembalap.

Ya, di klasemen tim MotoGP 2020, Tim Suzuki sudah memastikan keluar sebagai juara dunia dengan keunggulan 79 poin dari Tim Petronas Yamaha SRT. Dengan MotoGP 2020 hanya menyisahkan satu balapan lagi, raihan poin Tim Suzuki sudah takkan mampu terkejar oleh Petronas Yamaha SRT.

Infografis MotoGP Portugal 2020

Sementara di nomor pembalap, Tim Suzuki juga sudah dipastikan mengantarkan Joan Mir sebagai juara dunia MotoGP 2020. Ya, Mir sendiri berhasil menyegel titel juara dunia MotoGP 2020 ketika tampil di seri Valencia pada akhir pekan kemarin.

Baca Juga: Incar Triple Crown, Suzuki Tak Sabar Jalani Balapan di MotoGP Portugal 2020

Kini Tim Suzuki sendiri tinggal menyisahkan nomor konstruktor untuk melengkapi raihan triple crown di MotoGP 2020. Ya, Tim Suzuki sendiri tengah bersaing sengit dengan Ducati yang pada saat ini sama-sama mengoleksi 201 poin.

Schwantz yang sempat lama membela Tim Suzuki pun mengaku terkesan dengan performa luar biasa eks timnya itu di MotoGP 2020. Schwantz juga menjelaskan bahwa cara kerja Tim Suzuki tak pernah mengalami perubahan, yang mana kekeluargaan masih jadi kekuatan utama mereka.

“Saya mengetahui betapa hebat orang-orang di Suzuki dan tahu betapa hebat para pembalap. Akan tetapi pada masa-masa sekarang, segalanya harus berjalan sempurna,” jelas Schwantz, seperti disadur dari Motorsport Total, Kamis (19/11/2020).

“Jadi, merakit motor yang bisa merebut gelar dunia, sekaligus menggaet para rider yang tepat, dan pada waktu yang tepat pula, sangatlah sulit. Jadi, saya angkat topi pada semua orang di Hamamatsu, semua orang di Suzuki Ecstar, dari Davide Brivio sampai ke semua bawahannya,” lanjutnya.

“Suzuki bagaikan keluarga besar. Memang bukan keluarga dalam makna sebenarnya, tapi mereka pabrikan yang jauh lebih kecil dibanding pabrikan lain. Jadi, mudah saja bagi mereka untuk merasa seperti keluarga.”

Baca Juga: Marquez Puji Keberhasilan Mir Menjuarai MotoGP 2020

“Jika bertemu orang-orang Suzuki, Anda akan tahu mereka bukan sekadar orang-orang yang bermarkas di Jepang, karena kebanyakan dari mereka benar-benar hadir dalam balapan. Davide (Brivio) membentuk grup yang hebat, dan mereka mempertahankan atmosfer ini.”

“Mereka duduk bersama, makan malam bersama, punya hubungan baik, karena semakin sering mengobrol, maka kinerja mereka juga jadi lebih baik. Tim seperti Suzuki bisa melakukannya karena para insinyur mereka juga berbaur,” tuntas pria asal Amerika Serikat itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini