Mural Wajah Khabib Nurmagomedov Jadi Korban Vandalisme

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Rabu 18 November 2020 04:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 18 43 2311356 mural-wajah-khabib-nurmagomedov-jadi-korban-vandalisme-Fmie1z2trR.jpg Mural bergambar wajah Khabib Nurmagomedov dicoret-coret (Foto: Russia Today)

CHELYABINSK – Mural wajah Khabib Nurmagomedov menjadi korban vandalisme di Chelyabinsk, Rusia. Coretan dengan pylox berwarna hitam itu menutupi wajah petarung berjuluk Si Elang. Salah satu tulisan mengungkapkan ketidaksetujuan terhadap wacana pemberian gelar pahlawan.

Seperti diketahui, Khabib Nurmagomedov memutuskan pensiun sebagai petarung gaya campuran (MMA) pada 25 Oktober 2020 dini hari WIB. Keputusan itu disampaikan usai menang atas Justin Gaethje pada Ultimate Fighting Championship (UFC) 254 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA).

Kemenangan itu membuat Khabib Nurmagomedov berhak menyandang sabuk gelar juara kelas ringan UFC. Ia juga berhasil memperpanjang rekor tidak terkalahkan menjadi 29-0. Rekor tersebut membuat seruan agar petarung berusia 32 tahun itu diberi gelar pahlawan Rusia kian menguat.

Baca juga: Tes Doping, Khabib Nurmagomedov Kembali Bertarung?

Khabib Nurmagomedov diliputi perasaan emosional (Foto: Twitter/@UFC)

Ya, Khabib Nurmagomedov memang menjadi kebanggaan masyarakat Rusia. Tidak heran, mural wajahnya tersebar di beberapa daerah seperti halnya Chelyabinsk. Sayangnya, wacana untuk menjadikan pria asal wilayah Dagestan itu sebagai pahlawan ditanggapi negatif.

Dilansir dari Russia Today, Rabu (18/11/2020), mural Khabib Nurmagomedov di Chelyabinsk dicoret-coret oleh orang tidak dikenal. Coretan berwarna hitam itu berbunyi ‘Dia bukan pahlawan kami’, merujuk pada seruan untuk menjadikannya pahlawan nasional.

Wacana tersebut memang menuai kontroversi. Salah satu petinju kenamaan Rusia, Kostya Tszyu, ikut menentangnya. Ia menilai gelar pahlawan masih belum pantas diberikan. Titel dokter kehormatan (honoris causa) mungkin lebih pantas.

“Pahlawan Rusia? Buat apa? Dokter Kehormatan untuk olahraga mungkin bisa. Ya, dia pantas mendapatkan gelar itu,” papar Kostya Tszyu, dikutip dari Russia Today.

“Saya tidak mengerti. Sebesar apa pun rasa hormat saya kepadanya untuk apa yang sudah dilakukan, dua hal itu (olahraga dan kepahlawanan) tidak bisa diperbandingkan,” tegas pria berusia 51 tahun tersebut.

Gelar pahlawan Rusia adalah titel tertinggi yang diberikan pemerintah kepada seseorang yang berjasa kepada negara dan masyarakat lewat aksi heroik. Apa yang dilakukan Khabib Nurmagomedov di atas ring oktagon memang mengagumkan, tetapi belum cukup dikategorikan heroik.

“Buat saya, pahlawan adalah seseorang yang mengorbankan diri untuk orang lain. Pemadam kebakaran, anggota milier yang menyelamatkan orang lain,” ujar mantan petarung MMA asal Rusia, Alexander Shlemenko.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini