Bagnaia mengaku memiliki kecepatan yang baik saat start. Namun, karena posisinya yang terlalu di belakang, Bagnaia agak ngotot untuk bisa melaju ke jajaran terdepatn. Karena saking antusiasnya, anak didik Valentino Rossi itu pun akhirnya mengalami kecelakaan di awal balapan.
Mampunya Bagnaia tampil cepat sebelum mengalami kecelakaan ternyata sedikit membuat rider berusia 23 tahun itu merasa senang. Ia yakin pada balapan selanjutnya, yakni di MotoGP Valencia 2020 Bagnaia bisa meraih hasil yang manis.
Bagnaia pun juga berharap dapat menyelesaikan balapan di seri penutup, yang akan berlangsung di Sirkuit Portimao, Portugal, akhir November 2020 nanti. Semata-mata karena ia mau mengakhiri MotoGP 2020 dengan baik.
“Sayang sekali padahal saya melakukan start yang bagus, saya melaju sangat cepat dan perasaan dengan motornya luar biasa. Namun, nyatanya saya membuat kesalahan dan saya harus membayarnya,” cerita Bagnaia, melansir dari laman resmi Pramac Ducati, Selasa (10/11/2020).
“Sayangnya, mulai dari jauh ke belakang membuat Anda harus berusaha keras untuk memulihkan jarak. Target saya selanjutnya adalah mencoba memulai balapan dari posisi terdepan sebisa mungkuin dan memanfaatkan potensi motor semaksimal mungkin,” tutupnya.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.