Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hitung-hitungan agar Joan Mir Kunci Gelar Juara Dunia MotoGP 2020 Pekan Depan

Wikanto Arungbudoyo , Jurnalis-Senin, 09 November 2020 |10:16 WIB
Hitung-hitungan agar Joan Mir Kunci Gelar Juara Dunia MotoGP 2020 Pekan Depan
Joan Mir menangi MotoGP Eropa 2020 (Foto: Suzuki Racing)
A
A
A

VALENCIA – Langkah Joan Mir untuk menjadi juara dunia MotoGP 2020 semakin ringan. Pembalap Tim Suzuki Ecstar itu bahkan sudah bisa mengunci gelar juara dunia pada seri berikutnya di MotoGP Valencia 2020 akhir pekan ini.

Keberhasilan memenangi balapan MotoGP Eropa 2020 akhir pekan lalu di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, semakin memuluskan langkah Joan Mir. Tambahan 25 poin membuatnya kukuh di puncak klasemen dengan nilai 162.

Torehan poin tersebut membuat Joan Mir mengungguli rekan setimnya, Alex Rins, di tempat ketiga dengan nilai 125. Koleksi poin pembalap asal Spanyol itu sama dengan Fabio Quartararo, tetapi El Diablo berhak menduduki peringkat dua berkat jumlah kemenangan yang lebih banyak.

Baca juga: Gelar Juara di Depan Mata, Joan Mir Sudah Punya Strategi

Joan Mir di ambang gelar juara (Foto: MotoGP)

Sayangnya, jumlah kemenangan yang lebih banyak tidak diimbangi dengan konsistensi penampilan. Hal itu membuat Fabio Quartararo semakin tertinggal dari Joan Mir. Sekali pun baru sekali meraih kemenangan, pembalap berusia 23 tahun itu sangat konsisten menuai angka.

Konsistensi itu pula yang menjadi kunci keberhasilan Joan Mir. Bahkan, konsistensi itu bisa mengantarnya pada gelar prestisius, juara dunia MotoGP 2020, pekan depan. Syaratnya, pembalap bernomor motor 36 itu hanya perlu finis lebih baik dari kedua pesaingnya.

Saat ini, selisih poin antara Joan Mir dengan Alex Rins dan Fabio Quartararo adalah 37 poin. Untuk mengunci gelar juara dunia, ia perlu menjaga selisih minimal 26 angka. Jika salah satu dari Alex Rins atau Fabio Quartararo menang di Valencia pekan depan, Joan Mir minimal harus finis ketiga.

Dengan tambahan 16 angka, selisih memang terpangkas tetapi masih dalam jarak aman. Andai kondisi itu yang tercipta, maka jarak antara Joan Mir dengan pesaingnya menjadi 28 angka. Pesta gelar juara bisa digelar lebih cepat di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, pada 15 November 2020, tanpa menunggu seri terakhir.

Joan Mir tidak perlu bekerja keras seandainya Fabio Quartararo atau Alex Rins gagal naik podium, bahkan lebih buruk lagi, terlempar dari lima besar. Jika salah satu dari Fabio Quartararo atau Alex Rins hanya mampu finis kelima, Joan Mir cukup menyelesaikan lomba di zona poin saja.

Finis kelima hanya akan menambah 11 poin saja. Karena itu, Joan Mir masih ada dalam jarak aman. Gagal finis pun, apabila Fabio Quartararo dan Alex Rins finis kelima, sudah cukup untuk mengunci gelar juara dunia. Menjadi tidak aman apabila selisih pekan depan terkikis menjadi 25 angka.

Jika Fabio Quartararo yang mampu mengurangi selisih hingga 25 atau bahkan lebih sedikit lagi, Joan Mir perlu waspada. Sebab, kegagalan finis di seri terakhir, GP Portugal, bakal menjadi musibah seandainya El Diablo mampu memenangi balapan.

(Mochamad Rezhatama Herdanu)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement