TANGERANG – Persatuan Bulu Tangkis Indonesia (PBSI) akan segera mendapatkan Ketua Umum (Ketum) baru untuk periode 2020-2024. Ada pun nama yang akan menempati posisi tersebut adalah Agung Firman Sampurna yang merupakan calon tunggal Ketum PBSI 2020-2024.
Pada hari ini, (6/11/2020), PBSI akan menggelar hari terakhir Musyawarah Nasional (Munas) yang sudah dimulai sejak Kamis 5 November 2020. Salah satu agenda besar pada hari ini adalah penetapan Ketum PBSI baru untuk menggantikan Wiranto.

Sebelumnya, bakal calon Ketum PBSI akan diperebutkan dua orang. Mereka adalah Agung Firman Sampurna yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Ari Wibowo, yang merupakan Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) PBSI Banten.
Akan tetapi, laju Ari Wibowo harus terhenti setelah Tim Penjaringan PBSI menyatakan Ari tidak memenuhi syarat untuk menjadi calon Ketum. Persoalan Ari dinyatakan tidak lolos karena terdapat lima surat suara dukungan ganda.
Baca juga Hadiri Munas, Menpora: PBSI Dapat Jadi Contoh Organisasi Olahraga yang Baik
Hal ini membuat Agung menjadi satu-satunya calon untuk mengisi kursi Ketum untuk periode empat tahun ke depan. Bahkan, pria berusia 48 tahun itu diklaim memiliki dukungan besar dengan 26 Pengprov PBSI.
Lalu bagaimana kiprah Agung yang memberanikan diri menjadi calon Ketum PBSI? Untuk saat ini, publik mengenal Agung sebagai Ketua BPK periode 2019-2022. Bahkan pada saat tertunjuk menjadi Ketua BPK ia terpilih secara aklamasi oleh sembilan anggota BPK.