“Akan tetapi, terdapat satu hal yang sangat jelas bagi pabrikan, insinyur, dan semua orang. Apabila Yamaha menang, maka Yamaha menang, tak peduli siapa pembalapnya. Sebab saya menaruh keyakinan bahwa Team order takkan pernah ada di Yamaha,” lanjutnya.
“Tak terbayangkan jika Petronas, yang membayar sewa motor pada Yamaha, dilarang mengalahkan para pembalap pabrikan. Selama semua pembalap mereka punya kans juara, mereka akan menjalankan strategi sendiri-sendiri.”
Baca Juga: Morbidelli Siap Lanjutkan Tren Kemenangan di MotoGP Eropa 2020
“Tidak satu pun yang mau membantu pembalap lain, selama mereka semua masih mempunyai kans. Jujur saja, saya hanya sesekali melihat adanya team order (selama berkarier di MotoGP). Tapi ketika team order terjadi, itu pasti berdasarkan kesepakatan bersama.”
“Dalam hidup saya, 31 tahun berkarier di sini, saya hanya melihat team order yang seperti itu. Akan tetapi itu pun terjadi di tim lain, bukan tim di mana saya bekerja,” tuntas pria berkebangsaan Spanyol tersebut.
(Ramdani Bur)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.