Khabib Nurmagomedov, Petarung Muslim Pertama yang Menjuarai UFC

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Kamis 29 Oktober 2020 12:27 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 29 43 2301155 khabib-nurmagomedov-petarung-muslim-pertama-yang-menjuarai-ufc-Dt7UhdUQcI.jpg Khabib Nurmagomedov (Foto: Twitter Khabib Nurmagomedov)

DAGESTAN – Khabib Nurmagomedov tengah menjadi sorotan usai membuat pengumuman untuk pensiun dari dunia pertarungan Mixed Martial Arts (MMA). Pemberitaan soal pensiunnya Khabib ini bahkan menjadi headline hampir di seluruh penjuru dunia.

Bisa dibilang Khabib merupakan petarung yang fenomenal, sehingga ketika ia memutuskan untuk pensiun, sorotan pun langsung tertuju padanya. Lantas, mengapa sosok Khabib bisa sampai begitu terkenal dan dibicarakan banyak orang?

Sebagai petarung, Khabib pasalnya memiliki catatan yang mengesankan. Bagaimana tidak, selama berkarier di dunia MMA, Khabib telah melakoni 29 pertarungan dan semuanya ia akhiri dengan kemenangan.

Baca juga: Sering Buat Kejutan, Khabib Nurmagomedov Akan Comeback?

Khabib Nurmagomedov

Hal tersebut sejatinya sudah cukup untuk menjadikan Khabib sebagai sosok yang diidolakan. Akan tetapi, daya tarik Khabib tidak berhenti sampai di situ. Petarung berjuluk The Eagle itu juga merupakan Muslim yang taat.

Kondisi inilah yang lantas membedakan Khabib dengan petarung lainnya. Terlebih, Khabib merupakan petarung Muslim pertama yang berhasil menjadi juara dunia UFC. Status ini disandang Khabib kala ia menumbangkan Al Iaquinta pada 7 April 2018.

Kepribadian Khabib sebagai seorang Muslim yang taat membuatnya menarik perhatian media dan juga masyarakat dunia. Apalagi, Khabib tak pernah ragu ataupun malu untuk menunjukkan jati dirinya sebagai seorang Muslim. Padahal, Islamophobia tengah marak di mana-mana.

Dalam berbagai wawancara, Khabib sering mengucapkan kalimat ‘Alhamdulillah,’ ‘Insya Allah,’ dan ungkapan-ungkapan lainnya yang ada di dalam ajaran agama Islam. Ia juga kerap melakukan sujud syukur setelah berhasil memenangkan pertarungan.

Pamor UFC yang sebelumnya hanya merebak di Eropa dan Amerika, kini mulai meluas ke Asia, utamanya nega-negara Islam. Pengaruh Khabib pun menjadi kian kuat karena dalam pertarungan-pertarungan berikutnya ia selalu berhasil meraih kemenangan dan mempertahankan gelar juara dunia miliknya.

Khabib juga sempat dibandingkan dengan legenda tinju dunia, Muhammad Ali. Sebab, mereka sama-sama petarung Muslim dan tak ragu untuk menentang apa yang mereka anggap salah. Akan tetapi, dengan rendah hati, Khabib menolak untuk disamakan dengan Ali.

“Untuk bisa dibandingkan dengannya, saya harus kembali ke tahun-tahun itu dan menjadi kulit hitam dan menjadi juara. Setelah itu, kita akan melihat bagaimana saya akan bersikap dalam situasi seperti itu," ujar Khabib, menyadur dari TRT World.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini