Yamaha Mulai Kedodoran, Vinales: Tanyakan pada Meregalli!

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Kamis 29 Oktober 2020 19:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 29 38 2301329 yamaha-mulai-kedodoran-vinales-tanyakan-pada-meregalli-XaSveUxgl5.jpg Pembalap Yamaha, Maverick Vinales (Foto: Laman MotoGP)

LESMO – Dalam tiga seri balapan terakhir para pembalap Yamaha menampilkan performa yang kurang memuaskan. Teranyar, dalam gelaran MotoGP Teruel 2020, hanya Franco Morbidelli saja yang berhasil finis di jajaran podium.

Sementara itu, Maverick Vinales dan Fabio Quartararo terlempar dari urutan lima besar. Vinales tidak memungkiri bahwa dalam balapan di Sirkuit Aragon tersebut ia tidak berkendara dengan nyaman menggunakan motor balap Yamah, YZR-M1.

Pembalap berjuluk The Top Gun itu menerangkan bahwa ia tidak bisa menemukan cengkeraman pada ban motornya. Maka dari itu, Vinales pun kesulitan untuk bisa mempertahankan posisinya di jajaran depan hingga kemudian terus disalip oleh pembalap lain.

Baca juga: Morbidelli Diminta Tolak Tawaran Saling Bantu dengan Valentino Rossi

Maverick Vinales

Mengenai permasalahan motor YZR-M1 ini, Vinales pun angkat tangan. Ia menilai Manajer Tim Yamaha, Massimo Meregalli, lebih memahami kondisi ini. Vinales hanya berharap agar dalam balapan berikutnya motor balap Yamaha sudah menjadi lebih baik.

“Saya tidak memiliki cengkeraman sama sekali. Banyak getaran dan tidak lebih. Ini rumit. Pada akhirnya, saat tidak ada cengkeraman, tidak ada tenaga, motor tidak berbelok, dan sedikit seperti dinamika biasanya,” terang Vinales, seperti dilansir dari Tutto Motori Web, Kamis (29/10/2020).

“Apa yang terjadi pada hari Minggu? Saya tidak tahu. Tanya Maio Meregalli, karena saya tidak punya penjelasan. Saya tidak bisa memberi penjelasan, karena saya melakukan semuanya dengan cara yang sama, mengerem dan membuka gas selalu dengan cara yang sama,” lanjutnya.

Vinales merasa dirinya padahal sudah melakukan secara halus untuk mengemudikan YZR-M1. Akan tetapi, tetap saja ia kesulitan untuk bisa melaju cepat.

“Saya melakukannya lebih baik lagi, karena saya harus lebih halus. Tapi dalam balapan itu tidak berbelok, tidak berakselerasi, tidak mengerem. Ini rumit, saya tidak ingin mengeluh karena itulah yang kami miliki, ini adalah motor yang kami miliki dan kami harus mencapai 100% dengannya,” jelas The Top Gun.

Maverick Vinales

Vinales hanya bisa finis di posisi ketujuh dalam balapan MotoGP Teruel 2020 tersebut. Hal ini membuat Vinales menempati posisi ketiga klasemen sementara dengan perolehan 118 poin.

The Top Gun sekarang tertinggal 119 poin dari pembalap Suzuki, Joan Mir, yang menempati posisi pertama. Dengan menyisakan tiga seri balapan lagi, sebenarnya Vinales masih memiliki peluang melakukan kudeta. Akan tetapi, ia enggan terlalu banyak berharap setelah melihat kondisi YZR-M1.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini