Pensiun, Tanda Khabib Nurmagomedov Sayang Keluarganya

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Rabu 28 Oktober 2020 07:16 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 28 43 2300636 pensiun-tanda-khabib-nurmagomedov-sayang-keluarganya-Ld4TwhCcu5.jpg Khabib Nurmagomedov berlatih dengan Javier Mendez (Foto: Twitter/@TeamKhabib)

ABU DHABI – Pensiunnya Khabib Nurmagomedov dari ajang tarung bela diri gaya campuran (MMA) terus menjadi pembahasan. Sang pelatih, Javier Mendez, yakin keputusan itu merupakan penanda si petarung adalah sosok yang sayang keluarga.

Sebagaimana diketahui, Khabib Nurmagomedov sukses memaksa Justin Gaethje untuk menyerah pada ajang Ultimate Fighting Championship (UFC) 254 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), Minggu 25 Oktober 2020 dini hari WIB. Kemenangan itu menggenapkan rekornya di kelas ringan menjadi 29 pertarungan tanpa kalah.

Kejutan terjadi selepas pertarungan. Dengan mimik wajah yang datar, Khabib Nurmagomedov mengumumkan keputusan untuk pensiun dari MMA. Jelas saja, keputusan itu membuat cukup banyak pihak terhenyak, termasuk sang pelatih Javier Mendez.

Baca juga: Soal Rekor Tak Terkalahkan Khabib, Gaethje Nilai Seharusnya Terhenti di 2012

Khabib Nurmagomedov berhasil memaksa Justin Gaethje menyerah (Foto: Twitter/@UFC)

Ketika mengumumkan pensiun, Khabib Nurmagomedov mengaku keputusan itu diambil setelah berdiskusi dengan keluarga. Bagi Javier Mendez, pernyataan itu sudah menunjukkan betapa anak asuhnya sangat menyayangi keluarga.

“Olahraga ini bukan untuk jangka panjang. Datang, lalu pergi, dan dia pergi pada waktu yang dirasa tepat untuk dirinya sendiri dan keluarga,” papar Javier Mendez, dikutip dari MMA Junkie, Rabu (28/10/2020).

“Tentu saja, saya sendiri akan senang jika rekornya mencapai 30-0 seperti yang diinginkan mendiang ayahnya. Namun, dia begitu menyayangi ibu dan keluarganya sehingga memutuskan, ini lah waktunya,” imbuh pria berkebangsaan Amerika Serikat (AS) itu.

“Secara finansial, dia sudah cukup mapan. Dia bukan orang yang serakah. Anda tahu sendiri jika dia bertarung sekali lagi, bayarannya akan sangat tinggi. Namun, tentu saja, keluarga lebih berarti baginya dibandingkan uang,” tutup pemilik akademi kick boxing itu.

Tekad Khabib Nurmagomedov untuk pensiun memang semakin bulat setelah berdiskusi dengan sang ibunda. Menurut pengakuannya, sang ibu tidak setuju jika dirinya terus bertarung tanpa kehadiran ayahnya, Abdulmanap Nurmagomedov, yang meninggal dunia pada 3 Juli 2020.

“Ini adalah pertarungan terakhir saya. Tidak mungkin saya datang ke sini tanpa ayah. Ketika UFC mendekati saya untuk pertarungan melawan Justin, saya berbicara dengan ibu selama tiga hari,” ucap Khabib Nurmagomedov, dikutip dari TalkSport.

“Dia tidak mau saya bertarung tanpa kehadiran ayah. Lalu saya bilang ini pertarungan terakhir, dan saya sudah memenuji janji itu,” tukas pria asal region Dagestan tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini