Bikin Miller Gagal Selesaikan Balapan di MotoGP Teruel 2020, Binder Minta Maaf

Ezha Herdanu, Jurnalis · Selasa 27 Oktober 2020 05:16 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 27 38 2300006 bikin-miller-gagal-selesaikan-balapan-di-motogp-teruel-2020-binder-minta-maaf-1jw3nfZT2h.jpg Brad Binder (Foto: motogp.com)

ARAGON – Pembalap Tim KTM Red Bull, Brad Binder, memberikan komentar soal insidennya dengan rider Tim Pramac Ducati, yakni Jack Miller. Binder pun mengaku sangat menyesali kecerobohannya yang berakibat fatal pada Miller.

Sebagaimana diketahui, balapan di MotoGP Teruel 2020 memang diwarnai dengan insiden yang melibatkan antara Binder dan Miller. Keduanya terlibat insiden pada saat balapan baru berjalan satu lap tepatnya di tikungan kedua.

Ya, Binder yang berada di belakang Miller kehilangan kontrol terhadap motornya. Hal tersebut pun berakibatkan motor Binder menabrak bagian belakang motor Miler, keduanya pun terjatuh dan tidak dapat melanjutkan balapan di MotoGP Teruel 2020.

Brad Binder

Binder pun mengakui kesalahan fatalnya ketika menjalani balapan di MotoGP Teruel 2020. Maka dari itu pembalap berkebangsaan Afrika Selatan tersebut pun meminta maaf kepada Miller atas insiden yang melibatkan keduanya.

“Tidak banyak yang bisa saya katakan. Saya masuk Tikungan 1 dan terlalu agresif di jalur dalam, dan mempersiapkan kecepatan tinggi saat masuk Tikungan 2,” jelas Binder, sebagaimana dilaporkan oleh Motorsport Total, Selasa (27/10/2020).

Baca Juga: CEO KTM Akui Puas dengan Pencapaian Pembalapnya di MotoGP 2020

“Padahal sudah jelas semua orang menutup gas karena kami berdekatan. Jadi, saya memang melakukan kesalahan benar-benar sangat bodoh, dan mengakibatkan insiden itu (tabrakan dengan Miller),” sambungnya,

“Saya benar-benar meminta maaf terhadap apa yang saya lakukan kepada Jack beserta seluruh kru Pramac Ducati dalam balapan kali ini (di MotoGP Teruel 2020). Andai saja saya bisa memutar waktu, saya jelas akan berusaha mengubah situasi tersebut.”

“Meski harus saya akui bahwa ini memang bukan hari yang baik. Dalam insiden seperti ini, saya jelas tidak pernah sengaja, tapi kini saya harus menekan tombol reset dan coba lagi di balapan berikutnya,” imbuh pembalap berusia 25 tahun tersebut.

(Ram)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini