Morbidelli Menangi MotoGP Teruel 2020, Ini Komentar Quartararo

Djanti Virantika, Jurnalis · Senin 26 Oktober 2020 20:12 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 26 38 2299919 morbidelli-menangi-motogp-teruel-2020-ini-komentar-quartararo-RZ6URVXJ24.jpg Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli. (Foto: MotoGP)

ARAGON – Pembalap Tim Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, memberi komentar soal hasil manis yang diraih rekan setimnya, yakni Franco Morbidelli, di MotoGP Teruel 2020. Melihat Morbidelli berhasil menang, Quartararo tampak terkesan.

Sebab, Quartararo merasa motor balap Yamaha tak bekerja dengan baik di Sirkuit Aragon, Spanyol, pada akhir pekan lalu. Terbukti, pembalap lain di Yamaha selain Morbidelli juga gagal menuai hasil manis di MotoGP Teruel 2020.

Fabio Quartararo

Quartararo diketahui hanya mengakhiri balapan di urutan kedelapan. Sementara itu, pembalap pabrikan Yamaha, yakni Maverick Vinales, ia finis di urutan ketujuh dalam balapan itu.

BACA JUGA: Quartararo Merasa Kehilangan Segalanya di MotoGP Teruel 2020

Dengan begitu, hanya Morbidelli yang mampu tampil apik di MotoGP Teruel 2020 hingga akhirnya memetic kemenangan. Ia memastikan diri naik podium pertama setelah finis dengan catatan waktu 41 menit 47,652 detik.

Melihat Morbidelli menang, Quartararo pun mengakui bahwa penampilan rekan setimnya itu sangat konsiten di Aragon. Ia bisa memanfaatkan betul posisi bagus yang ditempatinya di garis start.

Dalam balapan MotoGP Teruel 2020, Morbidelli memang diketahui dapat memulai balapan dari posisi kedua. Ia pun mulai memimpin balapan setelah Takaaki Nakagami terjatuh di lap pertama.

"Sulit untuk mengatakannya. Franco (Morbidelli) sangat konsisten, bahkan pada balapan akhir pekan pertama di sini. Kemudian, dia melangkah lagi. Saya hampir tidak bisa berkembang dan saya tidak konsisten,” ujar Quartararo, sebagaimana dikutip dari Speedweek, Senin (26/10/2020).

“Vinales juga tersandung dan hanya melewati garis finis setengah detik sebelum saya. Hanya Franco yang bisa meningkat secara signifikan, Maverick dan saya tersesat,” lanjutnya.

“Bagi saya, sepertinya kami telah mencapai level kami dengan motor di FP1 atau FP2, setelah itu kami tidak meningkat. Itu sama di Barcelona, ​​jadi kami tidak membuat kemajuan apa pun dalam balapan,” tukas pembalap berjuluk El Diablo tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini