Kepergian Ayah Lipat Gandakan Motivasi Khabib untuk Hadapi Gaethje

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Jum'at 23 Oktober 2020 13:14 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 23 43 2298308 kepergian-ayah-lipat-gandakan-motivasi-khabib-untuk-hadapi-gaethje-CbyeA9VmrW.jpg Khabib Nurmagomedov semakin termotivasi (Foto: Twitter/@TeamKhabib)

ABU DHABI – Pelatih Khabib Nurmagomedov, Javier Mendez, yakin anak asuhnya itu sangat termotivasi jelang melawan Justin Gaethje di UFC 254, Sabtu 24 Oktober malam WIB. Sebab, kemenangan nantinya akan didedikasikan untuk merawat warisan yang ditinggalkan mendiang ayahnya, Abdulmanap.

Sebagaimana diketahui, Abdulmanap Nurmagomedov meninggal pada Jumat 3 Juli 2020 di Rusia akibat terpapar Covid-19. Pelatih sekaligus ayah dari Khabib Nurmagomedov itu meninggal dunia pada usia 57 tahun.

Kepergian sang ayah sempat mengganggu persiapan Khabib jelang pertarungan pada Oktober 2020. Petarung berjuluk Si Elang itu bahkan dirumorkan sempat mempertimbangkan untuk pensiun dari ajang bela diri campuran (MMA) dan UFC.

Baca juga: Jelang UFC 254, Tony Ferguson Ungkap Keinginan Lawan Khabib Juga

Infografis Khabib Nurmagomedov vs Justin Gaethje

Rumor tersebut ternyata tidak benar. Khabib Nurmagomedov kini siap menghadapi Justin Gaethje pada pertarungan untuk mempertahankan sabuk gelar juara kelas menengah ringan. Javier Mendez cukup mengagumi bagaimana petarungnya mengatasi duka.

“Dia mengatasinya dengan cara yang fantastis. Dia sungguh tergerak dan termotivasi untuk menjaga warisan yang dia dan ayahnya sudah rencanakan. Pikirannya sangat luar biasa,” ujar Javier Mendez, dikutip dari Russia Today, Jumat (23/10/2020).

“Dia bilang, ‘Pelatih, kalau ada yang patah, silakan saja, karena isi kepala saya tidak akan hancur,’” sambung pria berkebangsaan Amerika Serikat (AS).

Warisan yang dimaksud Khabib Nurmagomedov adalah rekor tidak terkalahkan. Sejauh ini, petarung berusia 32 tahun itu memegang rekor pertarungan 28-0. Sebanyak 10 kemenangan di antaranya diraih dengan submission.

Belum lama ini, Khabib Nurmagomedov memberi kode hanya akan bertarung sekali lagi jika berhasil mengalahkan Justin Gaethje. Dengan begitu, rekornya akan terhenti pada angka yang sempurna, yakni 30-0.

(mrh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini