Valentino Rossi Positif Covid-19, Espargaro: Tidak Ada Solusi Sempurna Cegah Penyebaran

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Jum'at 23 Oktober 2020 12:11 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 23 38 2298277 valentino-rossi-positif-covid-19-espargaro-tidak-ada-solusi-sempurna-cegah-penyebaran-w0f6rGY6Wx.jpg Valentino Rossi tengah menjalani isolasi mandiri (Foto: Twitter/@ValeYellow46)

ALCANIZ – Semakin banyak personel yang ikut serta dalam gelaran MotoGP 2020 yang terpapar Covid-19. Pembalap Aprilia Gresini, Aleix Espargaro, menyebut tidak ada solusi yang sempurna untuk mencegah penyebaran virus tersebut.

Sebagaimana diketahui, satu per satu personel tim hingga pembalap, terpapar Covid-19, sejak seri perdana di GP Spanyol, 19 Juli 2020. Yang terbaru, hasil tes Valentino Rossi menunjukkan positif Covid-19 pada Kamis 15 Oktober 2020, atau hanya beberapa hari jelang MotoGP Aragon.

Sebelum The Doctor, pembalap Moto2 Jorge Martin juga harus absen dari balapan pada September 2020 karena positif Covid-19. Sedangkan pembalap Moto3 Tony Arbolino absen karena menjalani karantina mandiri usai melakukan kontak erat dengan penderita di pesawat.

Baca juga: Pembalap VR46 Merana di Aragon saat Valentino Rossi Absen karena Covid-19

Valentino Rossi positif Covid-19 (Foto: Twitter/@ValeYellow46)

Fakta itu memunculkan seruan agar para pembalap tidak kembali ke rumah di antara dua pekan balapan. Sebab, Valentino Rossi diketahui terpapar virus tersebut saat memilih pulang ke Tavullia, Italia, usai mengikuti balapan MotoGP Prancis 2020.

Situasi itu membuat Aleix Espargaro sadar tidak ada solusi yang sempurna untuk mencegah penyebaran Covid-19 di kalangan pembalap MotoGP. Yang penting, semua pembalap wajib mematuhi protokol kesehatan yang berlaku.

“Memang tidak ada solusi yang sempurna. Semua orang harus ekstra hati-hati, rajin mencuci tangan, dan memakai masker. Itu bisa terjadi kepada siapa saja,” ujar Aleix Espargaro, sebagaimana dikutip dari Motorsport, Jumat (23/10/2020).

Pria asal Spanyol itu lantas mencotohkan apa yang menimpa Tony Arbolino. Pembalap berusia 20 tahun itu sangat tidak beruntung karena melakukan kontak erat dengan pasien Covid-19. Sekali pun negatif, Arbolino tetap tidak diizinkan membalap.

“Saya bersimpati kepada Arbolino. Anda bisa saja mematuhi semuanya, tetapi ini berada di luar kendali, dan Anda tidak bisa balapan. Jika Anda terbang dengan pesawat komersial biasa, ada baiknya untuk menetap di antara dua balapan,” lanjut Aleix Espargaro.

“Saya memang pulang, tetapi Andorra bisa ditempuh dengan perjalanan darat tiga jam dari sini. Saya juga hanya diam di rumah bersama istri dan anak-anak. Itu cara saya mengakalinya. Saya tahu ada beberapa orang yang terinfeksi Covid-19 di Aragon sekali pun menetap di sini,” imbuh pria berusia 31 tahun tersebut.

MotoGP memang memiliki protokol kesehatan yang ketat terhadap semua pembalapnya. Salah satunya adalah tes rutin yang dilakukan kepada pembalap yang sempat pulang ke rumah di antara dua lomba. Hal itu dilakukan guna mencegah adanya orang tanpa gejala (OTG) di paddock.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini