Quartararo Beberkan Kesalahannya di MotoGP Aragon 2020

Admiraldy Eka Saputra, Jurnalis · Rabu 21 Oktober 2020 01:10 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 21 38 2296906 quartararo-beberkan-kesalahannya-di-motogp-aragon-2020-qBL7Z9ZS62.jpg Pembalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo (Foto: MotoGP)

ARAGON - Pembalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, meraih hasil buruk di MotoGP Aragon 2020, Rider asal Prancis i tu gagal bersaing pada seri ke-10 yang berlangsung di Sirkuit Aragon, Minggu 18 Oktober 2020 kemarin.

Padahal, Quartararo tampil sangat baik sejak sesi latihan bebas hingga kualifikasi. Ia bahkan sukses meraih pole position yang membuatnya berhak memulai dari posisi terdepan pada balapan hari Minggu.

Namun, beberapa hal membuat Quartararo sulit untuk bersaing di posisi depan. Tekanan ban disebut-sebut jadi salah satu alasan kenapa rekan satu tim Franco Morbidelli itu gagal unjuk gigi di lintasan.

Namun, Quartararo mengatakan ia sudah merasa kesulitan sejak awal balapan. Ia mengakui kesalahannya adalah karena tidak memaksimalkan putaran awal untuk terus berada di posisi terbaik.

Baca juga: Bos Petronas Yamaha SRT Sesalkan Kegagalan Quartararo Raih Poin di Aragon

“Kami tahu bahwa kecepatan kami sangat bagus pada beberapa putaran di Aragon. Sementara putaran pertama harus semaksikal mungkin Anda manfaatkan untuk berada dalam posisi yang baik untuk memulai balapan di sana," ujar Quartararo seperti dilansir dari laman Speedweek, Rabu (21/10/2020).

"Tapi dalam hal balapan secara keseluruhan, itu tidak terlalu penting, Anda membutuhkan lebih dari itu. Anda harus punya persiapan yang matang dan 'senjata' yang mumpuni untuk bertarung di depan," ujarnya lagi.

Sementara berbicara jelang balapan berikutnya, Quartarao mengaku bakal lebih memperhatikan tekanan pada bannya, terutama pada bagian belakang. Selain strategi tadi menurutnya tekanan ban bisa jadi faktor lain yang memberikan pengaruh di lintasan.

"Untuk akhir pekan ini kami harus meningkatkan cengkeraman kami pada roda belakang, kekencangan ban dan kami harus memeriksa apakah kami telah menemukan solusi untuk masalah tersebut dalam balapan," sambungnya.

Quartararo sendiri yakin Yamaha sebenarnya punya peluang besar untuk berbicara lebih banyak di Aragon. Untuk itu, ia merasa timnya bisa membuktikan pada balapan akhir pekan nanti yakni MotoGP Teruel yang juga akan berlangsung di Sirkuit Aragon.

"Kami bekerja sebagai sebuah tim dan melihat di mana kami dapat meningkat, kami akan mengerjakannya dan melihat apa yang terjadi. Kami memiliki potensi untuk menyelesaikan dengan hasil yang bagus di trek ini (Aragon)," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini