Valentino Rossi Patah Hati Lihat Yamaha Begitu Kencang di Aragon

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Senin 19 Oktober 2020 15:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 19 38 2296013 valentino-rossi-patah-hati-lihat-yamaha-begitu-kencang-di-aragon-CiKKeqhZ02.jpg Pembalap Tim Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi. (Foto: Twitter/ValeYellow46)

ARAGON Valentino Rossi mengaku senang sekaligus sedih melihat para pembalap Yamaha tampil baik di Sirkuit Aragon pada akhir pekan kemarin. Ia merasa senang karena tim pabrikan asal Jepang tersebut kini mulai mantap menemukan racikan pengaturan motor agar pembalap bisa tampil cepat.

Lalu untuk masalah sedih, Valentino Rossi pedih melihat Yamaha mampu tampil begitu kencang di MotoGP Aragon 2020 ketika dirinya tak bisa ikut mengendarai motor YZR-M1. Ia yang saat ini sedang mengisolasi mandiri usai dinyatakan positif virus Covid-19 nyatanya memang hanya bisa melihat semua perkembangan dari layar televisinya.

Tak bisa ikut merasakan motor Yamaha yang kian kencang itulah yang membuat Valentino Rossi merasa patah hati. Padahal ia benar-benar ingin merasakan dan mengendarai kuda besi Yamaha tersebut di Sirkuit Aragon.

Baca Juga: Positif Covid-19, Valentino Rossi Kesakitan Jalani Isolasi Mandiri

Valentino Rossi

Jadinya, kini Valentino Rossi hanya bisa menggigit jari di tempat tinggalnya yang berada di Tavullia, Italia saja. Rossi mengibaratkan melihat Yamaha yang kian kencang tanpa dirinya di tengah kondisi ia terpapar virus corona seperti menusuk dirinya sendiri dengan pisau sambil diputar, begitu pedih tentunya.

“Melihat Yamaha tampil begitu cepat (di Sirkuit Aragon) seperti memutar pisau di sebuah luka. Padahal saya sudah tampil cukup baik di Barcelona dan Le Mans, jadi semuanya kini semakin sulit untuk tetap hanya tinggal di rumah,” ungkap Valentino Rossi, dikutip dari GPOne, Senin (19/10/2020).

Wajar memang jika Valentino Rossi merasa iri dengan Maverick Vinales, Fabio Quartararo, dan Franco Morbidelli yang memiliki kesempatan mengendarai motor Yamaha di Sirkuit Aragon.

Sebab ketiga rider pengguna YZR-M1 itu memang mampu memperlihatkan performa yang sangat baik ketika memacu kuda besi mereka di Sirkuit Aragon tersebut.

Bahkan di sepanjang sesi latihan bebas, ketiga rider Yamaha tersebut mampu tampil sangat cepat. Ketika kualifikasi, Quartararo sukses merebut pole position karena menjadi rider tercepat dan disusul Vinales yang berada di urutan kedua.

Valentino Rossi

Sayangnya, ketika balapan berlangsung pada Minggu 18 Oktober 2020 malam WIB, para pembalap Yamaha gagal mengeluarkan kemampuan terbaik mereka. Alhasil, tak ada satu pun tim pabrikan Iwata itu yang berdiri di atas podium ketika balapan berakhir.

Semua hal itulah yang pada akhirnya membuat Valentino Rossi iri hingga merasa sakit hati dengan keadaannya saat ini. Terlebih mengingat ia pun bakal absen di balapan selanjutnya yang juga berlangsung di Sirkuit Aragon, yang akan bertajuk MotoGP Teruel 2020 pada Minggu 25 Oktober 2020.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini