LE MANS – Balapan MotoGP Prancis 2020 mungkin adalah salah satu seri yang sangat ingin segera dilupakan oleh Tim Monster Energy Yamaha. Hal itu dikarenakan di balapan tersebut, dua pembalap Yamaha, yakni Valentino Rossi dan Maverick Vinales meraih hasil yang sangat buruk.
Rossi gagal mencapai finis karena mengalami kecelakaan tunggal di awal balapan yang berlangsung di Sirkuit Le Mans, Prancis pada Minggu 11 Oktober 2020 kemarin. Sementara Vinales, Top Gun sebenarnya sukses mencapai garis finis, namun sebagai pembalap urutan ke-10.
Hasil tersebutlah yang membuat Direktur Tim Monster Energy Yamaha, Massimo Meregalli, ingin melupakan balapan seri kesembilan dari MotoGP 2020 tersebut. Meski begitu, Meregalli nyatanya tetap mengapresiasi perjuangan salah satu ridernya, yaitu Vinales.
Baca Juga: Raih Hasil Buruk di MotoGP Prancis, Vinales Kapok Coba Hal Baru

Bagi Meregalli, finis di urutan ke-10 sudah lebih baik ketimbang tak mencapai garis finis seperti yang dilakukan Rossi. Sebab dengan finis di posisi 15 besar, setidaknya Vinales berhasil membawa pulang poin dari balapan GP Prancis tersebut.
Meregalli juga melihat perjuangan Vinales untuk dapat finis sungguh luar biasa. Meregalli menilai Vinales telah bersusah payah untuk tetap berada di atas motor ketika lintasan benar-benar sangat licin.
Lalu ketika balapan baru dimulai, Vinales harus menghindari kecelakaan Rossi, yang mana membuatnya melebar terlalu jauh dari lintasan Sirkuit Le Mans. Semua kesulitan itu berhasil di hadapi Vinales hingga akhirnya finis di urutan ke-10.