LESMO – Cerita mengenai bergabungnya Valentino Rossi ke Tim Petronas Yamaha SRT belum sepenuhnya usai. Manajer Pelaksana Yamaha MotoGP, Lin Jarvis mengungkapkan, bergabungnya The Doctor bertentangan dengan kebijakan tim Petronas SRT.
Sebagaimana diketahui, Valentino Rossi resmi bergabung dengan Tim Petronas Yamaha SRT untuk Kejuaraan Dunia MotoGP 2021. Negosiasi yang berlangsung alot sejak Maret 2020 akhirnya rampung dua pekan lalu di sela-sela GP Catalunya.
Lambatnya proses negosiasi berkaitan dengan sejumlah hal. Salah satunya adalah kebijakan Petronas Yamaha SRT yang ingin mempromosikan pembalap-pembalap muda. Bahkan, Petronas Yamaha SRT punya keinginan menjadi wadah bagi para pembalap asal Malaysia.
Baca juga: Morbidelli Ungkap Kesan Bertarung dengan Valentino Rossi di MotoGP

Hal itu diungkapkan oleh Lin Jarvis. Bergabungnya Valentino Rossi ke tim asal Malaysia itu sedikit bertentangan dengan kebijakan internal. Namun, pada akhirnya Petronas Yamaha SRT menyadari sesuatu karena Vale bukan seorang pembalap biasa.
“Betul bahwa mereka memiliki filosofi untuk membawa para pembalap dari Moto3 ke Moto2 dan terakhir MotoGP. Mereka berharap dapat melakukannya dengan pembalap asal Malaysia di masa depan. Ini adalah bagian dari proyek mereka,” papar Lin Jarvis, disitat dari Motorsport Total, Selasa (6/10/2020).
“Dari aspek ini, Valentino jelas tidak sesuai dengan strategi mereka. Akan tetapi. Valentino Rossi adalah Valentino Rossi. Dia bukan seorang pembalap biasa. Dia bisa membawa banyak hal kepada tim, dan mereka menyadarinya dalam waktu singkat,” imbuh pria asal Inggris itu.