Bagnaia Girang Bisa Lanjutkan Jejak Valentino Rossi di Ducati

Bagas Abdiel, Jurnalis · Kamis 01 Oktober 2020 08:14 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 01 38 2286514 bagnaia-girang-bisa-lanjutkan-jejak-valentino-rossi-di-ducati-vIlZ8CCHtT.jpg Francesco Bagnaia (Foto: Laman resmi MotoGP)

BOLOGNA – Pembalap MotoGP asal Italia, Francesco Bagnaia, merasa senang bisa bergabung dengan tim pabrikan Ducati untuk kompetisi musim 2021. Salah satu kebahagiaannya karena ia bisa meneruskan jejak sang mentor Valentino Rossi yang juga pernah memperkuat tim pabrikan Ducati.

Valentino Rossi sendiri pernah membela tim pabrikan Ducati selama dua musim pada 2011-2012. Bagnaia mengaku mengikuti kiprah Valentino Rossi selama di Ducati dan berharap bisa meneruskan jejaknya. Kini, keinginan itu pun terwujud.

Francesco Bagnaia

Sayangnya kala itu, Valentino Rossi gagal tampil gemilang saat memperkuat Ducati. Bahkan itu menjadi prestasi terburuknya jika harus dibandingkan dengan musim sebelumnya saat bersama Yamaha.Namun, Bagnaia bertekad membayar kegagalan VR46 tersebut dan mencapai kesuksesan bersama Ducati.

“Saya sangat bersemangat tentang Ducati. Saya juga selalu mendukung Valentino dan ketika ia datang ke Ducati saya sangat berharap ia bisa menang. Itu akan menjadi mimpi saya selanjutnya,” ungkap Bagnaia, mengutip dari GP One, Kamis (1/10/2020).

Baca juga Bagnaia Ungkap Kepercayaan Besar yang Diberikan Ducati terhadapnya

Bagnaia sendiri mengaku tidak menyangka bahwa ia akan mendapatkan tempat di tim pabrikan Ducati untuk musim depan. Ia merasa tidak memiliki kesempatan untuk promosi ke tim pabrikan ketika Andrea Dovizioso selalu menjadi pilihan utama Ducati.

Namun, saat Dovizioso memutuskan untuk berpisah dengan tim pabrikan Ducati, Bagnaia merasa memiliki peluang. Walau sempat pesimis karena Johann Zarco juga berpeluang menempati posisi tim pabrikan, tetapi Bagnaia akhirnya mendapatkan satu tempat untuk menemani Jack Miller di MotoGP 2021.

“Pada awal musim saya tidak memikirkan tentang tim pabrikan. Karena tempat itu akan menjadi milik Dovizioso. Jadi saya ingin memberikan yang terbaik untuk mendapatkan konfirmasi ulang di Pramac dan motor pabrikan untuk musim 2021,”

“Semuanya berjalan dengan baik, kecuali cedera di Brno. Padahal, saya ingin membuktikan bahwa saya cepat dan malah melukai diri sendiri,” tambah pembalap berusia 23 tahun tersebut.

“Sementara itu, Zarco telah melakukan balapan yang luar biasa di Republik Ceko. Lalu, di Austria, ada pengumuman bahwa Dovizioso akan pergi,” sambung pembalap jebolan VR46 Academy tersebut.

“Saat itu saya merasa kehilangan kesempatan, tetapi untungnya saya bisa kembali ke Misano dan semuanya menjadi mudah. Saya rasa itulah salah satu alasan mengapa saya pantas mendapatkannya,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini