Gagal Podium di Catalunya, Morbidelli Soroti Kecepatan Motor Yamaha

Ezha Herdanu, Jurnalis · Kamis 01 Oktober 2020 05:39 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 01 38 2286465 gagal-podium-di-catalunya-morbidelli-soroti-kecepatan-motor-yamaha-OjldEsaSPw.jpg Franco Morbidelli (Foto: motogp.com)

BARCELONA – Pembalap Tim Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli, mengungkapkan apa yang menjadi penyebab dirinya gagal meraih podium di MotoGP musim 2020 seri Catalunya. Morbidelli mengatakan bahwa kecepatan motor Tim Yamaha, YZR-M1, jadi alasan utama dirinya gagal meraih podium di MotoGP Catalunya 2020.

Sebagaimana diketahui, Morbidelli memang harus memetik hasil kurang menjanjikan ketika mengaspal di MotoGP Catalunya 2020. Dalam balapan yang berlangsung di Sirkuit Catalunya tersebut, Morbidelli hanya mampu finis di posisi keempat.

Padahal, Morbidelli sendiri sebenarnya start dari posisi yang sangat menguntungkan dalam balapan di MotoGP Catalunya 2020. Ya, pembalap berkebangsaan Italia tersebut berhasil memulai balapan dari posisi terdepan.

Franco Morbidelli

Akan tetapi ketika balapan MotoGP Catalunya 2020 berlangsung, Morbidelli gagal memanfaatkan keuntungannya tersebut. Usai disalip oleh Valentino Rossi di pertengahan balapan, Morbidelli juga harus menerima kenyataan dilewati duo Tim Suzuki Ecstar, Joan Mir dan Alex Rins, sebelum bendera finis berkibar.

Baca Juga: Yamaha Diminta Lebih Bersabar pada Franco Morbidelli

Morbidelli pun membeberkan apa yang menjadi penyebab utama dirinya gagal menyelesaikan balapan di MotoGP Catalunya 2020 dengan raihan podium. Morbidelli mengakui kecepatan motor Tim Yamaha di balapan kali ini benar-benar sangat mengecewakannya.

Bahkan, Morbidelli menyatakan bahwa dirinya menjadi pembalap paling lemah saat menjalani lintasan lurus di MotoGP Catalunya 2020. Morbidelli juga mengaku kehabisan strategi untuk bisa membantunya mempertahankan posisi tiga besar dalam balapan pada akhir kemarin itu.

“Saya 6 km/jam lebih lamban dari pembalap Tim Yamaha lainnya, dan malah 22 km/jam lebih lamban dari Ducati. Anda bisa atur ban jika punya tenaga di trek lurus, dan saya jelas pembalap paling lemah di area ini,” jelas Morbidelli, seperti disadur dari GPOne, Kamis (1/10/2020).

“Saya hanya harus start, berusaha sebaik mungkin, tanpa strategi. Saya tidak bisa atur ban dengan baik, karena apabila saya tampil agresif, maka saya justru akan membuat ban motor saya menjadi lebih cepat haus,” sambung pembalap berusia 25 tahun itu.

Baca Juga: Morbidelli Ungkap Ajaran Peting dari Valentino Rossi

“Usai melihat potensi saya di lintasan lurus, lebih lamban dari pembalap-pembalap Tim Yamaha yang lain, saya merasa harus mundur selangkah, coba santai, menikmati tiap lap, tiap balapan, dan tak memikirkan hal lain.”

“Saya hanya akan bekerja tanpa memikirkan hal-hal spesial dalam perebutan gelar dunia, karena seperti yang saya bilang, rider-rider pabrikan lah yang harus memikirkan gelar, dan saya makin yakin soal itu di sirkuit yang punya trek lurus sepanjang ini,” tuntasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini