Vinales Masih Sesalkan Start dari Baris Kedua di MotoGP Catalunya 2020

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Kamis 01 Oktober 2020 02:10 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 30 38 2286431 vinales-masih-sesalkan-start-dari-baris-kedua-di-motogp-catalunya-2020-8f4Trpwkym.jpg Pembalap Yamaha, Maverick Vinales (Foto: Laman MotoGP)

BARCELONA – Pembalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales, hanya bisa finis di posisi kesembilan dalam gelaran MotoGP Catalunya 2020. Padahal, dalam balapan di Sirkuit Montmelo tersebut Vinales start dari posisi kelima.

Jika dibandingkan dengan pembalap Yamaha lainnya, Vinales memang yang memiliki penampilan paling lemah sejak sesi kualifikasi. Sebab, ketiga pembalap Yamaha lainnya, yaitu Franco Morbidelli, Fabio Quartararo, dan Valentino Rossi secara berurutan menempati posisi pertama hingga ketiga di garis start.

Dengan demikian, maka Vinales menjadi satu-satunya pembalap Yamaha yang harus start dari baris kedua. Pada awalnya, pembalap berjuluk The Top Gun tersebut tak terlalu ambil pusing akan hal itu.

Baca juga: Meski Tak Idolai Rossi, Pol Tetap Sambut Langkahnya Bertahan di MotoGP

Maverick Vinales

Vinales sudah memiliki rencana untuk segera tancap gas sesaat setelah balapan dimulai dan langsung menyodok ke depan. Akan tetapi, yang terjadi justru sebaliknya. Vinales tak mampu merangsek ke depan lantaran laju motornya terhalang oleh pembalap lain.

Bisa dibilang, Vinales terjebak di tengah-tengah, tak bisa menyalip ke kiri dan ke kanan. Maka dari itu, posisi Vinales pun dengan cepat melorot. Setelah tikungan pertama di lap pertama, Vinales harus terlempar ke urutan 15 lantaran disalip oleh pembalap lain.

Diakui oleh Vinales bahwa hal itu membuatnya sangat kesal. Karena menurutnya, ia bisa bersaing di jajaran depan seandainya pada awal balapan tidak terjebak di tengah kerumunan. Vinales pun mengutuk start dari baris kedua.

“Rumit, sangat rumit. Saya keluar (start) seperti biasa, tapi tentu, pada akhirnya Anda melihat diri Anda ditutup oleh lima atau enam Ducati yang menyalip Anda. Anda tidak dapat melakukan apa-apa,” ujar Vinales, seperti dikutip dari Tutto Motori Web, Kamis (1/10/2020).

“Satu-satunya solusi untuk masalah adalah memulai dari baris pertama, karena baris kedua sudah sangat merugikan Anda. Anda harus pergi lebih dulu. Ini satu-satunya pilihan nyata yang kami miliki di Yamaha,”

Maverick Vinales

“Di akhir balapan Saya bisa memiliki kecepatan yang baik. Saya bertarung dengan Aleix (Espargaro), Cal (Crutchlow), dan kemudian Brad (Binder),” imbuh Vinales.

Finis di posisi kesembilan membuat Vinales mendapat tambahan tujuh poin. Kini The Top Gun menempati posisi ketiga klasemen sementara dengan raihan 90 poin. Vinales tertinggal 18 angka dari Quartararo yang ada di puncak.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini