Dovizioso Tergeser dari Puncak Klasemen, Pol: Kejuaraan Sulit Diprediksi

Djanti Virantika, Jurnalis · Rabu 30 September 2020 21:34 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 30 38 2286334 dovizioso-tergeser-dari-puncak-klasemen-pol-kejuaraan-sulit-diprediksi-9VtHYD4uMI.jpg Andrea Dovizioso. (Foto: Media Ducati)

MUNDERFING – Pembalap Tim KTM Red Bull, Pol Espargaro, menyebut kejuaraan MotoGP 2020 sulit untuk diprediksi. Dalam hal ini, Pol juga tak menyangka bahwa Andrea Dovizioso bakal tergeser dari puncak klasemen sementara MotoGP 2020.

Hal ini diutarakan Pol usai gelaran MotoGP Catalunya 2020. Dalam balapan seri kedelapan musim ini itu, sejumlah pembalap memang harus menelan pil pahit, termasuk Pol dan Dovizioso.

Penampilan Pol Espargaro

Kedua nama itu harus menyelesaikan balapan lebih dini karena mengalami insiden di tengah balapan. Pol terhenti di lap ke-12 setelah mengalami kecelakaan tunggal di Sirkuit Catalunya, Spanyol.

BACA JUGA: Alex Merana di MotoGP 2020, Marquez: Kejuaraan Musim Ini memang Sulit!

Sementara Dovizioso, ia harus menghentikan balapan di awal-awal lap akibat insiden dengan Johann Zarco. Meski kesal, Dovizioso enggan menyalahkan Zarco atau pembalap lainnya yang telah menyebabkan insiden itu.

Akibat insiden ini, posisi kedua pembalap itu pun akhirnya terus melorot di klasemen MotoGP. Dovizioso harus merelakan posisinya di puncak klasemen sementara. Ia kini menempati urutan keempat.

Sementara Pol, ia kini menempati urutan ke-12 di klasemen sementara. Adik dari Aleix Espargaro itu total telah mengoleksi 57 poin dari delapan penampilannya di MotoGP 2020.

Melihat kondisi ini, Pol pun mengatakan bahwa perlombaan di MotoGP 2020 benar-benar sulit diprediksi. Ia bahkan tak bisa menebak seperti apa balapan yang akan berlangsung di seri berikutnya, yakni MotoGP Prancis 2020.

Andrea Dovizioso

"Kejuaraan ini naik turun, sangat sulit untuk memprediksi apa pun. Dari posisi ketiga akhir pekan lalu hingga jatuh di sini,” ujar Pol, sebagaimana dikutip dari Crash, Rabu (30/9/2020).

“Dovi juga jatuh, jadi dia kehilangan kepemimpinan kejuaraan. Kejuaraan ini tidak dapat diprediksi,” tukasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini