Ayah Lorenzo Beberkan Buruknya Honda yang Hanya Pikirkan Marc Marquez

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Kamis 24 September 2020 12:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 24 38 2282938 ayah-lorenzo-beberkan-buruknya-honda-yang-hanya-pikirkan-marc-marquez-Um5aUdlsKD.jpg Pembalap Tim Repsol Honda, Marc Marquez. (Foto: Twitter/marcmarquez93)

MARC Marquez sampai saat ini masih absen dari balapan MotoGP 2020. Cedera yang didapatinya di MotoGP Spanyol 2020 pada pertengahan Juli 2020 kemarin telah membuatnya benar-benar harus beristirahat dari dunia balapan tersebut.

Absennya Marquez pun memberikan dampak yang cukup besar untuk tim Honda. Sebab tanpa Marquez, tim pabrikan asal Jepang tersebut tak bisa berbicara banyak di balapan MotoGP 2020.

Hal itu dapat dilihat dari klasemen sementara tim serta tim pabrikan di MotoGP 2020, di mana Honda tak bisa menjadi yang terbaik seperti saat Marquez ada. Pada klasemen tim, Repsol Honda yang biasanya langsung di urutan pertama di awal balapan MotoGP kini justru menempati posisi terbawah dari tujuh balapan yang sudah dihelat.

Baca Juga: Marquez Punya Peluang Comeback di MotoGP Catalunya 2020

Marc Marquez

Hasil yang buruk itu juga dirasakan Honda di klasemen tim pabrikan, yang mana mereka menempati dua posisi terbawah dan hanya unggul dari Aprilia. Tentunya semua itu takkan terjadi jika Marquez tidak mengalami cedera dan absen sejak awal MotoGP 2020.

Menariknya, fakta tersebut membuat ayah Jorge Lorenzo, Chico Lorenzo, semakin yakin bahwa Honda adalah tim yang sangat buruk. Sebab Chico merasa pendapatnya mengenai Honda yang hanya memperdulikan Marquez semakin terlihat nyata.

Chico merasa Honda hanya membangun motor RC213V untuk Marquez seorang. Padahal pembalap Honda jelas bukan hanya Marquez, masih satu rider lagi yang ada di tim tersebut dan dua lagi di LCR Honda.

Gara-gara hanya fokus membangun motor untuk Marquez, kini Honda pun kesulitan karena tak ada Marquez. Jadi, Chico tidak heran bila Honda yang sekarang sangat memprihatinkan di klasemen tim dan tim pabrikan MotoGP 2020.

“Sejak awal motor yang dikembangkan oleh Dani Pedrosa adalah motor yang ramah dan mudah dikendarai (oleh semua orang). Akan tetapi, sejak kehadiran Marc Marquez, Honda memilih mengubah motor sesuai dengan gaya marquez yang lebih agresif, karena mendapatkan hasil yang lebih baik,” kata Chico, dikutip dari Motorsprint, Kamis (24/9/2020).

Marc Marquez

“Pedrosa menjadi korban pertama dari jahatnya Honda. Lalu anak saya, Jorge Lorenzo menjadi korban kedua karena sulit menguasai RC213V, terutama pada bagian depan hingga akhirnya mengalami cedera dan akhirnya menyerah (dari MotoGP),” tambahnya.

Tanggapan Chico itu pun sempat dibantah oleh Marquez. Menurut pemaparan The Baby Alien, Honda tidak hanya fokus kepadanya dan tetap memikirkan pembalap lain. Ia pun memberi contoh Takaaki Nakagami, di mana rider LCR Honda itu kini tampil sangat baik di sepanjang MotoGP 2020 dan menjadi satu-satunya rider Honda yang dapat tampil mentereng sejauh ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini