“Ini (kebiasan melakukan aksi menyalip) memang sudah jadi karakter saya sejak lama. Saya memang selalu jago dalam menyalip. Karena kini orang sedang fokus pada saya, kemampuan saya jadi terlihat,” jelas Mir, seperti disadur dari Motorsport Total, Rabu (23/9/2020).
“Saya senang memiliki kemampuan ini, yang jelas telah terlatih sejak di kategori yang lebih ringan, seperti Moto3. Sangat sulit menyalip di Moto3, karena kecepatan motor kami benar-benar seimbang. Tapi aksi salip tak pernah jadi masalah selama saya punya kecepatan lebih tinggi,” sambungnya.
Baca Juga: Protes Quartararo soal Peringatan Track Limit Tuai Sindiran dari Mir
“Jika ingin meraih podium, Anda memang harus ambil risiko lebih besar. Ini adalah langkah yang harus dibiasakan, karena podium tak datang dengan sendirinya. Memulai balapan dari posisi 11 dengan perasaan yang tenang jelas sangat tidak mungkin, itu mustahil.”
“Jika tenang, maka Anda bisa mengalami apa yang saya alami di Brno, ketika seseorang (Iker Lecuona) yang tidak tenang coba menyalip Anda. Anda harus fokus, jika tidak, pembalap di belakang akan menyerang. Tapi ini memang sulit, karena banyak faktor yang bisa bikin Anda jatuh atau gagal finis,” tuntas pembalap asal Spanyol itu.
(Ramdani Bur)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.